Klaim Kim Jong Un Siap Kirim Rudal untuk “Menghapus Israel” Disebut Hoaks

Klaim Kim Jong Un Siap Kirim Rudal untuk “Menghapus Israel” Disebut Hoaks

Sebuah unggahan di media sosial yang menarasikan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menawarkan dukungan militer kepada Iran, bahkan menyebut “satu rudal cukup untuk menghapus Israel”, dipastikan tidak benar. Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim tersebut merupakan hoaks karena tidak ditemukan pernyataan resmi maupun laporan kredibel yang memuat kutipan itu.

Narasi tersebut beredar melalui sejumlah unggahan di Instagram dan Facebook. Salah satu unggahan yang ramai dibagikan pada Kamis, 5 Maret 2026, menyatakan bahwa Kim Jong Un siap memberikan dukungan militer jika Iran meminta dan mengklaim adanya pernyataan terkait serangan rudal untuk Israel.

Berdasarkan penelusuran, Korea Utara memang sempat menanggapi konflik di Timur Tengah. Pada Minggu, 1 Maret 2026, Korea Utara menyampaikan pernyataan pers melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri yang disiarkan kantor berita pemerintah Korean Central News Agency (KCNA). Dalam laporan yang juga diberitakan Reuters, Korea Utara mengecam serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta menyebutnya sebagai agresi ilegal dan pelanggaran kedaulatan.

Korea Utara juga menyatakan dukungan setelah Ayatollah Mojtaba Khamenei dinobatkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan Ayatollah Ali Khamenei. Mengutip Al Jazeera, Korea Utara menyampaikan penghormatan atas keputusan Iran memilih pemimpin baru.

Di saat yang sama, Kim Jong Un dilaporkan tengah mengawasi uji coba rudal jelajah strategis dari kapal perusak terbaru Korea Utara. Menurut KCNA, ia menekankan pentingnya memperkuat kemampuan penangkal nuklir negaranya.

Namun, dari rangkaian informasi tersebut tidak ditemukan adanya pernyataan Kim Jong Un yang menyebut kesiapan mengirim serangan rudal untuk “menghapus Israel”. Penelusuran juga tidak menemukan jejak digital maupun pemberitaan kredibel yang memuat kutipan sebagaimana yang beredar di media sosial.

Dengan demikian, klaim tentang pernyataan Kim Jong Un terkait serangan rudal untuk Israel dinyatakan hoaks. Korea Utara memang mengecam serangan Israel dan AS terhadap Iran serta menyampaikan dukungan atas pemimpin baru Iran, tetapi tidak ada bukti pernyataan Kim Jong Un seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut.