Kementerian Keamanan Publik menyelenggarakan program politik dan seni bertajuk “Menjaga Sumpah”. Acara ini dihadiri Jenderal Le Hong Anh, mantan anggota Politbiro dan mantan Sekretaris Tetap Komite Sentral; Letnan Jenderal Le Van Tuyen, anggota Komite Sentral sekaligus Wakil Menteri Keamanan Publik; perwakilan Kantor Kementerian dan sejumlah unit di bawah Kementerian Keamanan Publik; serta pasukan polisi dari sejumlah provinsi dan kota, termasuk Ho Chi Minh City, Can Tho, Dong Thap, Ca Mau, dan An Giang.
Dari Provinsi An Giang, hadir antara lain Kamerad Le Quang Tung, Anggota Komite Sentral Partai dan Sekretaris Komite Partai Provinsi; Tran Thi Thanh Huong, Wakil Sekretaris Komite Partai Provinsi sekaligus Ketua Komite Front Persatuan Nasional Vietnam Provinsi An Giang; serta Dinh Van Noi, Wakil Sekretaris Komite Partai Provinsi dan Sekretaris Komite Partai Zona Khusus Phu Quoc. Turut hadir anggota Komite Tetap Komite Partai Provinsi, Komite Tetap Komite Rakyat Provinsi, serta banyak perwira, prajurit angkatan bersenjata, dan masyarakat.
Mengangkat tema tradisi gemilang Pasukan Keamanan Publik Rakyat, program tersebut menampilkan pertunjukan seni dengan fokus pada film dokumenter tentang Pangkalan Keamanan Zona IX, termasuk kisah-kisah kepahlawanan dan pengorbanan para martir. Melalui paduan pertunjukan seni, cuplikan dokumenter, serta interaksi dengan saksi sejarah, program ini merekonstruksi perjuangan Pasukan Keamanan Zona IX pada masa perang perlawanan melawan AS, sekaligus menonjolkan kesetiaan, kecerdasan, dan keberanian generasi perwira dan prajurit demi kemerdekaan nasional dan perdamaian Tanah Air.
Penyelenggara menegaskan program ini dimaksudkan untuk menyebarkan nilai sejarah dan tradisi revolusioner, sekaligus membangkitkan rasa syukur kepada generasi terdahulu yang mengabdikan diri dan berkorban dalam perjuangan pembebasan nasional serta perlindungan Tanah Air. “Menjaga Sumpah” juga disebut sebagai upaya menghubungkan masa lalu dan masa kini, dengan menegaskan nilai kesetiaan, keberanian, pengorbanan, dan semangat melayani bangsa serta rakyat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para pemimpin Kementerian Keamanan Publik dan Provinsi An Giang menyerahkan 34 hadiah kepada prajurit yang terluka serta perwakilan keluarga petugas polisi yang gugur di wilayah Barat Daya. Pemberian itu disebut sebagai wujud prinsip “minum air, mengingat sumbernya” dan “menunjukkan rasa syukur”, sekaligus penegasan penghargaan dari Partai, Negara, dan pasukan Keamanan Publik Rakyat kepada mereka yang telah mengabdi dan berkorban demi kemerdekaan dan kebebasan Tanah Air.
Di akhir acara, pesan “Menjaga Sumpah” kembali ditekankan sebagai pengingat bagi setiap petugas kepolisian untuk mewarisi tradisi, menjaga integritas politik, dan sepenuh hati melayani rakyat, serta berkontribusi dalam membangun dan melindungi Tanah Air Vietnam pada era pembangunan baru.