Momentum Iduladha menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah kurban dan berbagi kepada sesama. Selain masjid dan lingkungan masyarakat, pondok pesantren juga kerap menjadi lokasi penyaluran hewan kurban karena dinilai strategis untuk menjangkau para santri dan warga sekitar.
Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia menyalurkan bantuan satu ekor sapi kurban kepada Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago. Pesantren tersebut berlokasi di Jalan Tupai Raya PGA Blok A1, Meruyung, Limo, Depok, Jawa Barat.
Penyaluran hewan kurban ini disebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para santri sebagai generasi penerus bangsa. Bantuan disalurkan melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia.
Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok, Dr. Awaluddin Faj, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan kurban di lingkungan pesantren tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana edukasi gizi bagi santri dan santriwati. Menurut dia, pemenuhan kebutuhan gizi merupakan bagian dari perhatian pesantren terhadap warga pesantren.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurut Awaluddin, penyaluran sapi kurban itu tidak semata berbagi daging, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi pentingnya asupan pangan bergizi, khususnya protein hewani, untuk mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan santri dan santriwati.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua LKSA Primago, Muhammad Farhan Hidayat, M.Pd. Ia menyebut bantuan sapi kurban tersebut berarti bagi pemenuhan kebutuhan konsumsi santri dan santriwati serta masyarakat di sekitar pesantren.
Farhan menilai bantuan itu tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi santri, tetapi juga menjadi teladan dalam menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap pendidikan keagamaan.