Kemendikdasmen Perluas Akses Pendidikan lewat Pembelajaran Jarak Jauh, Kursus, dan Pelatihan

Kemendikdasmen Perluas Akses Pendidikan lewat Pembelajaran Jarak Jauh, Kursus, dan Pelatihan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya menjaga mutu penyelenggaraan pendidikan formal dan nonformal agar memenuhi standar nasional. Langkah ini ditujukan untuk memastikan layanan pendidikan yang adil, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat sebagai wujud visi Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Dirjen Vokasi PKPLK) Tatang Muttaqin mengatakan, Kemendikdasmen menjamin hak belajar setiap warga negara melalui jalur pendidikan formal dan nonformal. Upaya tersebut dilakukan melalui moda pendidikan jarak jauh serta program kursus dan pelatihan.

“Jaminan hak belajar itu juga bagian dari komitmen Kemendikdasmen memperluas akses pendidikan dan menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS),” kata Tatang di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Tatang, pendidikan tidak boleh terhenti karena keterbatasan ruang, waktu, maupun kondisi sosial ekonomi. Karena itu, pendidikan jarak jauh dipandang sebagai solusi pembelajaran yang adaptif, fleksibel, dan relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat saat ini.

Ia menambahkan, program kursus dan pelatihan diselenggarakan untuk memperkuat keterampilan dan kompetensi masyarakat, mendukung pembelajaran sepanjang hayat, serta memberikan pengakuan atas hasil belajar sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Kemendikdasmen juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, satuan pendidikan, serta mitra strategis lainnya agar layanan pendidikan formal dan nonformal dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Upaya tersebut termasuk menjangkau peserta didik di wilayah yang menghadapi hambatan geografis dan keterbatasan akses.

“Dengan program kursus dan pelatihan kami berharap tidak ada anak-anak Indonesia yang tertinggal dari tidak hak memperoleh pendidikannya,” ujarnya.

Tatang menyebut visi Pendidikan Bermutu untuk Semua menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto.