Kemenag Sulbar Paparkan Kesiapan MTQ XI 2026, Pendaftaran Dibuka hingga 14 Juni dan Pencabutan Maqra Berbasis Digital

Kemenag Sulbar Paparkan Kesiapan MTQ XI 2026, Pendaftaran Dibuka hingga 14 Juni dan Pencabutan Maqra Berbasis Digital

Mamuju—Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat memaparkan perkembangan kesiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat dalam Dialog Interaktif Radio Republik Indonesia (RRI) Mamuju, Rabu (10/6/2026). Paparan disampaikan Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag Sulbar, H. Misbahuddin, bersama perwakilan Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam dialog yang disiarkan langsung tersebut, Misbahuddin menyampaikan pendaftaran peserta MTQ XI telah dibuka sejak 1 Juni 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 14 Juni 2026 melalui sistem pendaftaran daring. Kanwil Kemenag Sulbar disebut terus memantau proses registrasi dan berkoordinasi dengan kabupaten/kota agar seluruh kafilah dapat menyelesaikan pendaftaran tepat waktu.

Ia mengimbau pemerintah kabupaten/kota segera menuntaskan pendaftaran kafilah mengingat waktu yang tersisa hanya beberapa hari. “Kami berharap seluruh kabupaten dapat segera menyelesaikan pendaftaran kafilahnya. Waktu pendaftaran tinggal beberapa hari lagi sehingga perlu menjadi perhatian bersama,” kata Misbahuddin.

Untuk mendukung modernisasi penyelenggaraan, MTQ XI Sulbar tahun ini akan menerapkan sistem digital dalam proses pencabutan maqra. Menurut Misbahuddin, inovasi tersebut ditujukan untuk memperkuat integritas pelaksanaan lomba. “Salah satu inovasi yang kita terapkan adalah sistem digital dalam pencabutan maqra. Ini kita lakukan untuk memastikan proses lebih efektif, transparan, dan objektif sehingga tidak ada celah subjektivitas dalam pelaksanaan lomba,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Biro Pemkesra menyampaikan Surat Keputusan dewan hakim dan kepanitiaan telah disiapkan untuk memastikan pelaksanaan MTQ berjalan profesional dan akuntabel. Panitia juga menghadirkan tiga dewan hakim tingkat nasional yang akan bertugas bersama dewan hakim lokal.

Selain itu, bimbingan teknis bagi dewan hakim akan dilaksanakan sebelum MTQ dimulai untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas penilaian. “Untuk meningkatkan profesionalitas dan kualitas penilaian, kami juga akan melaksanakan bimbingan teknis bagi para dewan hakim sebelum pelaksanaan MTQ dimulai,” kata perwakilan Biro Pemkesra.

Lokasi utama perlombaan dipusatkan di Masjid Syuhada Mamuju dan Masjid Muttahidah. Adapun cabang kaligrafi akan dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, dengan Masjid Quba disiapkan sebagai lokasi cadangan.

Panitia juga menyiapkan fasilitas bagi masyarakat yang ingin menyaksikan perlombaan secara langsung. Layar lebar akan dipasang di area pintu masuk venue utama Masjid Syuhada apabila jumlah pengunjung meningkat, sehingga masyarakat tetap dapat mengikuti jalannya perlombaan. Di sekitar area tersebut, pelaku UMKM lokal juga akan dihadirkan dengan berbagai produk dan kuliner khas daerah.

Kanwil Kemenag Sulawesi Barat menyatakan optimistis MTQ XI Tingkat Provinsi Sulbar Tahun 2026 dapat berlangsung sukses sebagai ruang syiar Al-Qur’an, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan khattat terbaik yang mengharumkan nama Sulawesi Barat di tingkat nasional.