Kabar Macan Tutul Papandayan Menerkam Warga hingga Tewas Dipastikan Hoaks

Kabar Macan Tutul Papandayan Menerkam Warga hingga Tewas Dipastikan Hoaks

Beredar pesan berantai di WhatsApp yang mengklaim macan tutul dari kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, turun gunung dan menerkam warga hingga menimbulkan korban jiwa. Dalam pesan tersebut, warga juga diimbau untuk tidak berkunjung ke Buffalo Hill.

Buffalo Hill dikenal sebagai destinasi wisata sabana dan bukit padang rumput hijau di Garut yang kerap dikaitkan atau dikunjungi bersamaan dengan wisata Gunung Papandayan.

Pesan berantai itu turut menyertakan sebuah video yang memperlihatkan korban tewas dalam kondisi mengenaskan. Namun, berdasarkan penelusuran redaksi radarcirebon.com, informasi yang beredar dipastikan tidak benar atau hoaks.

Video yang disebarkan bukan terkait serangan macan tutul. Rekaman tersebut merupakan peristiwa pemulung yang meninggal dunia akibat ledakan mortir aktif di Kampung Ciparang, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Video itu juga disebut identik dengan publikasi Humas Polri mengenai kejadian ledakan mortir di Cipatat, tetapi narasi dalam penyebarannya telah diubah saat beredar melalui WhatsApp.

Peristiwa ledakan mortir tersebut terjadi pada Sabtu, 11 Juli 2026, sekitar pukul 11.00. Saat itu, tiga orang pemulung berusaha membuka mortir dengan cara dipukul menggunakan palu.