Jusuf Wanandi Dorong Pengusaha Terjun ke Politik Jelang Pemilu 2014

Jusuf Wanandi Dorong Pengusaha Terjun ke Politik Jelang Pemilu 2014

Jusuf Wanandi, mantan anggota MPR periode 1972–1977, mengimbau para pengusaha untuk terjun ke arena politik menjelang Pemilu 2014. Ia menilai keterlibatan pengusaha dalam ranah publik dapat menjadi upaya untuk mengubah nasib bangsa.

Dalam diskusi Komunike Bersama Peduli Indonesia di Jakarta, Rabu (12/2/2014), Jusuf mengatakan para pengusaha yang telah mapan secara ekonomi perlu didorong agar berkontribusi lebih luas melalui jalur politik. Menurutnya, tantangan tersebut sekaligus menjadi ajakan untuk ikut membesarkan bangsa.

Menanggapi anggapan bahwa tidak semua pengusaha memiliki rekam jejak yang baik, Jusuf menyebut pihaknya berupaya mencari pengusaha yang tertarik memperjuangkan kepentingan publik. Ia menekankan bahwa perjuangan untuk publik bersifat mulia dan bukan untuk mencari keuntungan. Jusuf juga menilai pengusaha memiliki kemampuan besar dalam mengambil keputusan, sebagaimana terlihat dalam kebijakan yang mereka terapkan dalam menjalankan usaha.

Sementara itu, pakar psikologi politik Universitas Indonesia, Hamdi Muluk, menyampaikan kriteria pengusaha yang pantas dimajukan dalam pemilihan calon presiden dan wakil presiden. Menurutnya, kandidat dari kalangan pengusaha harus memiliki kemampuan kepemimpinan dan bukan berasal dari kelompok yang ia sebut sebagai “pengusaha hitam”.

Hamdi menegaskan pihaknya hanya mengundang “pengusaha putih” dan tidak menoleransi “pengusaha hitam”. Ia menambahkan bahwa meski tidak ingin terlalu yakin, upaya mendorong keterlibatan pengusaha dinilai lebih baik dicoba daripada tidak dilakukan.