Indeks Fear & Greed Kripto di Level Netral 48, Pasar Dibayangi Ketidakpastian dan Lonjakan Likuidasi

Indeks Fear & Greed Kripto di Level Netral 48, Pasar Dibayangi Ketidakpastian dan Lonjakan Likuidasi

Jakarta — Pasar kripto pada 18 Juni 2025 bergerak dalam tekanan ketidakpastian. Kapitalisasi pasar global sempat turun 1,83% menjadi US$3,28 triliun, sementara volume perdagangan melemah 7,63% ke US$123,25 miliar.

Di tengah kondisi tersebut, Crypto Fear & Greed Index tercatat berada di angka 48, yang mengindikasikan sentimen “netral”. Posisi ini mencerminkan investor yang masih bimbang antara mengambil sikap hati-hati atau tetap percaya diri terhadap arah pasar.

Sejumlah faktor makroekonomi dan geopolitik disebut ikut membebani sentimen. Di antaranya ancaman tarif baru dari Donald Trump, meningkatnya ketegangan dalam konflik Israel-Iran, serta perdebatan terbaru terkait rancangan undang-undang regulasi stablecoin di Amerika Serikat.

Dari sisi dominasi pasar, Bitcoin menguasai 64% pangsa pasar, sedangkan Ethereum berada di 9,3%. Sementara itu, Indeks Altcoin Season berada di level 23 dari 100, yang mengisyaratkan altcoin masih belum menjadi penggerak utama pasar.

Tekanan juga terlihat pada aktivitas perdagangan berleverage. Data CoinGlass mencatat lebih dari 105.830 trader mengalami likuidasi dalam 24 jam terakhir, dengan total posisi yang terhapus mencapai US$319,18 juta. Likuidasi terbesar terjadi pada posisi Ethereum sebesar US$100,83 juta, disusul Bitcoin senilai US$82,89 juta.

Likuidasi individu terbesar tercatat pada pasangan ETH/USDT di Binance dengan nilai US$4,23 juta. Lonjakan likuidasi ini menegaskan tingginya risiko penggunaan leverage besar saat pasar bergejolak, sekaligus menunjukkan adanya jarak antara ekspektasi trader dan pergerakan harga yang terjadi.

Pergerakan indeks Fear & Greed juga menggambarkan perubahan suasana pasar dalam beberapa pekan terakhir. Indeks tersebut turun dari zona “greed” pada awal bulan menjadi netral, seiring koreksi harga Bitcoin dari level tertinggi di atas US$111.000 ke kisaran terendah mendekati US$105.000 dalam dua minggu terakhir.

Indeks sempat turun di bawah ambang netral sekitar 5 Juni, bertepatan dengan penurunan harga Bitcoin yang paling tajam. Keraguan kembali terlihat pada periode 13–15 Juni, mencerminkan investor yang belum menentukan sikap secara tegas.

Meski volume perdagangan Bitcoin disebut relatif stabil, sentimen pasar masih tertahan di zona netral. Kombinasi perubahan sentimen dan meningkatnya tekanan likuidasi menggambarkan pasar yang masih menunggu pemicu kuat untuk bergerak lebih pasti ke salah satu arah.