Imigrasi Tanjung Uban Paparkan Kinerja Semester I 2026: Penerbitan Paspor Naik, Pengawasan Diperketat

Imigrasi Tanjung Uban Paparkan Kinerja Semester I 2026: Penerbitan Paspor Naik, Pengawasan Diperketat

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban memaparkan laporan capaian kinerja Semester I Tahun 2026. Pemaparan ini menekankan komitmen transparansi serta kolaborasi dengan media, sekaligus penguatan fungsi pelayanan publik, fasilitator pembangunan ekonomi, serta penegakan hukum dan keamanan di wilayah kerja kantor tersebut.

Dalam pelayanan dokumen perjalanan, Seksi Lalu Lintas Keimigrasian mencatat penerbitan 3.169 paspor sepanjang Semester I 2026. Angka ini meningkat 2,66% atau bertambah 82 dokumen dibandingkan periode yang sama Semester I 2025 yang mencatat 3.087 paspor.

Dari total tersebut, permohonan paspor baru tercatat 1.761 dokumen dan permohonan penggantian paspor 1.389 dokumen, serta 19 permohonan layanan perubahan data. Selain itu, terdapat 109 permohonan yang dibatalkan secara sistem (batal by system), antara lain karena keterlambatan pembayaran, pemohon tidak hadir pada jadwal yang dipilih tanpa penjadwalan ulang sesuai ketentuan, berkas persyaratan tidak valid atau palsu, serta adanya indikasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural.

Pelayanan keimigrasian bagi Warga Negara Asing (WNA) juga mengalami peningkatan. Sepanjang semester pertama 2026, terdapat 116 permohonan izin tinggal serta dokumen keimigrasian yang diproses, naik 20,83% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 96 permohonan.

Rinciannya meliputi 26 permohonan Izin Tinggal Kunjungan (ITK), 78 permohonan Izin Tinggal Terbatas (ITAS), 1 permohonan Izin Tinggal Tetap (ITAP), 7 permohonan alih status keimigrasian, 2 permohonan Anak Berkewarganegaraan Ganda (ABG) atau affidavit, serta 2 permohonan Multiple Re-Entry Permit (MREP).

Di sisi pemeriksaan lalu lintas orang, Kantor Imigrasi Tanjung Uban melaksanakan pemeriksaan ketat dan humanis melalui tiga Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI). Di TPI Bandar Bentan Telani Lagoi, sektor kedatangan mencatat kedatangan kru WNI sebanyak 8.333 orang dan penumpang WNI 4.248 orang. Pada kedatangan luar negeri, kru WNA tercatat 1.537 orang dan penumpang WNA 143.530 orang.

Pada sektor keberangkatan di lokasi yang sama, keberangkatan kru WNI tercatat 8.338 orang dan penumpang WNI 4.315 orang. Sementara itu, keberangkatan kru WNA tercatat 1.528 orang dan penumpang WNA 146.370 orang.

Adapun perlintasan di TPI Bandar Seri Udana Lobam dilaporkan didominasi pergerakan awak alat angkut (kru) tanpa adanya lalu lintas penumpang. Kedatangan kru WNI tercatat 1.164 orang dan keberangkatan kru WNI 1.207 orang. Sementara kedatangan kru WNA tercatat 89 orang dan keberangkatan kru WNA 119 orang.

Di TPI Tanjung Uban, perlintasan penumpang juga tidak tercatat pada kedua periode data yang dibandingkan. Pada kru WNI, kedatangan tercatat 262 orang dan keberangkatan 345 orang. Untuk kru WNA, kedatangan tercatat 617 orang, sedangkan keberangkatan 562 orang.

Dari aspek pengawasan dan penegakan hukum, Seksi Intelijen dan Penegakan Hukum Keimigrasian (Inteldakim) melaporkan 57 tindakan Operasi Mandiri pada Semester I 2026, meningkat dari 22 kegiatan pada periode yang sama tahun lalu. Selain itu, terdapat 62 tindakan Operasi Intelijen, naik dari 18 kegiatan.

Dalam penanganan pelanggaran berat, tercatat 1 kasus penyidikan (pro-justitia) yang statusnya dinyatakan lengkap atau P-21, sama seperti tahun lalu. Sementara itu, terdapat 3 Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) yang terdiri atas 2 tindakan pendetensian dan 1 tindakan pendeportasian. Sinergi lintas instansi juga diperkuat melalui 7 kegiatan bersama Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) serta 1 pelaksanaan Operasi Gabungan (OPSGAB).

Upaya keterbukaan informasi publik turut dilakukan melalui pengelolaan konten media sosial. Sepanjang enam bulan pertama 2026, Kantor Imigrasi Tanjung Uban mengunggah 652 postingan di berbagai platform, yang terdiri atas 203 postingan di Instagram, 171 postingan di Facebook, 170 postingan di X, 56 postingan di TikTok, serta 52 postingan Shorts YouTube.

Dari sisi pengelolaan keuangan, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Semester I 2026 mencapai Rp8.890.409.086 atau 16,52% dari target baru Rp53.812.000.000. Angka ini dibandingkan dengan tahun lalu yang terealisasi Rp9.958.222.844 atau 32,29% dari target Rp30.835.600.000. Sementara realisasi belanja organisasi pada Semester I 2026 mencapai Rp8.254.850.815, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4.480.000.343.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban, Adi Hari Pianto, menyatakan capaian Semester I menjadi fondasi untuk memenuhi target organisasi sepanjang 2026. Ia menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas, serta memperkuat pengawasan keimigrasian demi menjaga kedaulatan negara.