Sejumlah bank milik negara atau Bank BUMN kembali dicatut dalam hoaks pembagian hadiah yang beredar di media sosial. Informasi palsu semacam ini kerap tampil meyakinkan dan menawarkan hadiah menggiurkan, sehingga masyarakat rentan terkecoh.
Modus yang muncul umumnya berupa narasi undian atau “festival berhadiah” dengan daftar hadiah seperti uang nominal besar, kendaraan, hingga logam mulia. Unggahan tersebut biasanya menyertakan tautan atau tombol pendaftaran yang mengarahkan korban untuk mengisi data pribadi.
Permintaan data pribadi dalam tautan semacam itu berbahaya karena dapat disalahgunakan untuk kepentingan negatif, termasuk kejahatan siber. Karena itu, masyarakat perlu mewaspadai informasi yang menawarkan pembagian hadiah, terutama bila mengarahkan ke formulir pengisian identitas.
Berdasarkan penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, terdapat sejumlah hoaks pembagian hadiah yang mencatut nama bank-bank BUMN. Berikut beberapa contohnya.
Klaim pendaftaran undian berhadiah Wondr BNI
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim tautan pendaftaran undian berhadiah “Wondr BNI” yang diunggah akun Facebook pada 30 April 2026. Unggahan itu memuat narasi “BNI Festival Berhadiah” dengan daftar hadiah seperti mobil, motor, ponsel, rumah, hingga umrah, serta menegaskan pendaftaran gratis.
Unggahan tersebut disertai menu pendaftaran. Ketika diklik, pengguna diarahkan ke kolom di Facebook yang meminta data pribadi, antara lain nama, nomor WhatsApp aktif, hingga sisa saldo.
Klaim pendaftaran undian berhadiah Bank BSI 2026
Hoaks serupa juga mencatut Bank BSI. Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim tautan pendaftaran undian berhadiah “Bank BSI 2026” yang diunggah akun Facebook pada 2 Mei 2026.
Unggahan tersebut menyasar nasabah yang disebut sebagai pengguna “BYOND by BSI” dan menawarkan hadiah mulai dari emas dan logam mulia, mobil berbagai merek, rumah gratis, hingga umrah. Narasi itu juga menyebut pendaftaran gratis dan mencantumkan batas waktu pendaftaran.
Seperti pola sebelumnya, unggahan disertai menu pendaftaran. Saat diklik, tautan mengarah ke kolom di Facebook yang meminta data pribadi, termasuk nama, nomor WhatsApp aktif, hingga sisa saldo.
Klaim pendaftaran festival berhadiah awal 2026 untuk nasabah BRI
Cek Fakta Liputan6.com juga mendapati klaim tautan pendaftaran “festival berhadiah awal tahun 2026” yang mencatut BRI. Informasi ini diunggah akun Facebook pada 8 Februari 2026 dan menargetkan nasabah yang disebut menggunakan aplikasi BRImo.
Unggahan itu menawarkan hadiah seperti mobil, smartphone, emas batangan, paket wisata, hingga umrah gratis, serta menyatakan pendaftaran tidak dipungut biaya.
Unggahan tersebut menyertakan menu daftar yang mengarah ke tautan retisdpo.vornsix-id.com. Tautan itu membuka halaman dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas seperti nama lengkap dan nomor handphone.
Maraknya tautan pendaftaran undian berhadiah yang meminta data pribadi menjadi pengingat agar masyarakat lebih waspada terhadap konten serupa di media sosial, terutama yang mengatasnamakan bank-bank BUMN.