Hoaks Rekrutmen Pendamping Lokal Desa 2026 Marak di Medsos, Kemendes PDT Tegaskan Belum Buka Pendaftaran

Hoaks Rekrutmen Pendamping Lokal Desa 2026 Marak di Medsos, Kemendes PDT Tegaskan Belum Buka Pendaftaran

Informasi palsu terkait pendaftaran Pendamping Lokal Desa (PLD) 2026 ramai beredar di media sosial. Sejumlah unggahan menampilkan ajakan rekrutmen disertai tautan pendaftaran yang, ketika diklik, mengarah ke laman tertentu dan meminta data pribadi.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menyelenggarakan rekrutmen tenaga pendamping profesional desa atau pendamping desa untuk tahun 2026.

Berikut beberapa contoh klaim hoaks pendaftaran PLD 2026 yang beredar di media sosial.

1. Klaim pendaftaran PLD 2026 via Telegram
Salah satu unggahan di Facebook pada 26 Juli 2026 memuat klaim bahwa rekrutmen PLD 2026 telah dibuka untuk seluruh Indonesia sesuai domisili, disertai keterangan pendaftaran gratis dan tautan yang disebut tersedia di bio. Unggahan juga menampilkan poster bertuliskan rekrutmen pendamping desa, sejumlah posisi, serta informasi gaji Rp7 juta hingga Rp9 juta per bulan dan pendaftaran melalui Telegram.

Tautan yang dicantumkan mengarah ke halaman situs berisi formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram. Klaim pendaftaran PLD 2026 melalui Telegram tersebut dinyatakan tidak benar.

2. Klaim pendaftaran PLD 2026 bergaji Rp7–9 juta per bulan
Unggahan lain di Facebook pada 31 Mei 2026 juga menyebut rekrutmen PLD 2026 kembali dibuka, pendaftaran gratis, serta pendaftaran melalui Telegram. Poster yang disertakan memuat informasi gaji Rp7 juta hingga Rp9 juta per bulan dan mengarahkan calon pelamar untuk mengakses tautan di bio.

Seperti klaim sebelumnya, tautan tersebut mengarah ke laman berisi formulir digital yang meminta data pribadi, termasuk nama lengkap dan nomor Telegram. Klaim pendaftaran PLD 2026 dengan gaji Rp7–9 juta per bulan tersebut dinyatakan tidak benar.

3. Klaim pendaftaran PLD 2026 lewat WhatsApp
Hoaks lain muncul melalui unggahan Facebook pada 5 Mei 2026 yang menyatakan lowongan PLD 2026 “resmi dibuka”. Unggahan itu mencantumkan berbagai janji, antara lain gaji hingga Rp15 juta, peningkatan status menjadi PPPK/P3K, serta penempatan di daerah asal. Dalam unggahan juga terdapat menu channel WhatsApp yang jika diklik mengarah ke akun WhatsApp.

Klaim pendaftaran lowongan kerja PLD 2026 melalui WhatsApp tersebut dinyatakan tidak benar.

Dengan maraknya tautan pendaftaran yang meminta data pribadi, masyarakat diimbau waspada terhadap informasi rekrutmen yang beredar di media sosial, terutama yang mengarahkan ke formulir tertentu atau meminta data sensitif, sementara pemerintah belum mengumumkan adanya rekrutmen PLD 2026.