Menjelang Lebaran, hoaks berkedok program mudik gratis dari perusahaan BUMN kembali beredar luas melalui media sosial dan aplikasi pesan instan. Modus ini disebut menyasar calon pemudik dengan tujuan mengelabui korban agar memberikan data pribadi sensitif, bahkan hingga mentransfer sejumlah uang.
Penipuan dilakukan dengan cara yang semakin meyakinkan, mulai dari menyebarkan tautan pendaftaran palsu hingga menyalahgunakan logo instansi pemerintah dan BUMN. Dampaknya dapat merugikan masyarakat, baik dari sisi finansial maupun risiko kebocoran data pribadi.
Berikut dua contoh klaim yang ditemukan beredar di media sosial terkait pendaftaran mudik gratis yang perlu diwaspadai.
Klaim tautan pendaftaran Mudik Gratis Pertamina 2026
Cek Fakta Liputan6.com mendapati unggahan di Facebook pada 6 Maret 2026 yang memuat klaim “Mudik Gratis Pertamina 2026”. Dalam unggahan tersebut, disebutkan program dibuka untuk 34 provinsi, kuota terbatas, serta mengarahkan pengguna untuk mendaftar melalui tautan yang disebut tersedia di menu pendaftaran.
Ketika menu tersebut diklik, pengguna diarahkan ke tautan: https://daftarkaansegerakappal.netlify.app/?fbclid=IwY2xjawQkXLRleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETE2bEI0aGw1RW1seHl6bExwc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHgjWljqoC_b29P8Opkymn7zIZYD420Q_Ypd12NxhgqDagm5Ick8VaxdGDLHU_aem_g8TkCnZYaoxa2CgN7YsnbQ.
Tautan tersebut mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta data pribadi, antara lain nama, provinsi, dan nomor Telegram.
Klaim tautan pendaftaran Mudik Bersama PLN
Cek Fakta Liputan6.com juga menemukan unggahan di Facebook pada 28 Februari 2026 yang mengklaim adanya “Mudik Bersama PLN” melalui program mudik gratis 2026 bertajuk “Mudik Aman, Berbagi Harapan”. Unggahan itu menyebut kuota 12.500 serta pilihan moda transportasi seperti bus, kereta api, pesawat, dan kapal laut, lalu mengarahkan pendaftaran melalui tautan tertentu.
Unggahan tersebut menyertakan tautan: https://daftarkansgra-okno10.netlify.app/?fbclid=IwY2xjawQTdqFleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFSeWdoSWd3dXBJeThTaXk5c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHv0VDeTo7yyz7Dybra02LKJkt7fpt9e5Z5wMgprNz9ut2fuRt5YyXeUlc57U_aem_I3ufcQCeRAR9lycUOeWxGg.
Tautan tersebut mengarah ke halaman situs yang menampilkan formulir digital.
Maraknya tautan pendaftaran yang beredar di media sosial menjadi pengingat agar masyarakat lebih waspada, terutama ketika diminta mengisi data pribadi atau diarahkan ke formulir melalui tautan yang tidak jelas asal-usulnya.

