Hoaks terkait pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 marak beredar di media sosial. Informasi menyesatkan itu umumnya disertai tautan pendaftaran yang bukan berasal dari kanal resmi dan mengarahkan pengguna ke laman tertentu.
Faktanya, pemerintah belum memastikan jadwal pasti pembukaan seleksi CPNS 2026. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widiyantini menyatakan pemerintah masih menghitung total kebutuhan pegawai serta kecukupan anggaran.
Sejumlah unggahan yang beredar menampilkan klaim seolah-olah pendaftaran sudah dibuka, lengkap dengan rentang tanggal dan persyaratan umum. Dalam beberapa kasus, tautan yang dibagikan justru mengarah ke formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram.
Salah satu klaim yang beredar menyebut adanya “pendaftaran CPNS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 2026” untuk periode 20 Juli–28 Agustus 2026. Unggahan yang ditemukan di Facebook pada 3 Agustus 2026 itu menampilkan poster bertuliskan pendaftaran CPNS 2026 “resmi dibuka” dan menyertakan tautan. Saat tautan dibuka, pengguna diarahkan ke halaman berisi formulir yang meminta data pribadi.
Klaim serupa juga muncul terkait tautan pendaftaran CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2026. Unggahan Facebook pada 21 Juli 2026 menampilkan poster “pendaftaran CPNS tahun 2026–2027” dan menyertakan link pendaftaran. Tautan tersebut, ketika diklik, mengarah ke laman dengan formulir digital yang meminta identitas seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.
Selain itu, beredar pula klaim “lowongan resmi CPNS Kemenag 2026 telah dibuka” melalui unggahan di TikTok. Dalam unggahan tersebut, pengguna diarahkan untuk mengakses link pendaftaran yang ditempatkan di bio profil. Tautan itu juga mengarah ke halaman yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, termasuk nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.
Di tengah ramainya klaim pendaftaran CPNS 2026, masyarakat diminta berhati-hati terhadap tautan yang beredar di media sosial, terutama yang meminta pengisian data pribadi. Pemerintah hingga kini belum menetapkan jadwal resmi pembukaan seleksi CPNS 2026 karena masih dalam tahap penghitungan kebutuhan pegawai dan anggaran.