Sejumlah hoaks yang mencatut nama mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali beredar di media sosial. Salah satu yang terbaru berbentuk video yang mengklaim adanya pengumuman program “berbagi rezeki”.
Berdasarkan penelusuran, video tersebut bukan pengumuman resmi. Cuplikan yang beredar disebut berasal dari kegiatan Sri Mulyani pada masa lalu dan telah melalui proses penyuntingan dengan menggunakan AI.
Berikut deretan hoaks yang mengatasnamakan Sri Mulyani sebagaimana ditemukan dalam sejumlah unggahan di Facebook:
1. Klaim video Sri Mulyani mengumumkan program “berbagi rezeki”
Sebuah akun Facebook mengunggah video pada 19 Juni 2026 dengan narasi yang menyebut Sri Mulyani mengadakan program berbagi rezeki untuk orang yang mengalami kesulitan ekonomi, termasuk untuk modal usaha, membayar utang, hingga biaya sekolah. Dalam video juga terdapat tulisan “SEBUKTKAN ASAL PROVINSI KALIAN SEKARANG”, disertai caption “Program Berbagi Rezeki Dana Bantuan 2026” serta tautan untuk mengirim pesan.
2. Klaim Sri Mulyani membagikan dana bansos lewat kuis tebak kata
Hoaks lain beredar melalui unggahan Facebook pada 14 Juni 2026. Unggahan itu memuat foto Sri Mulyani dan mengklaim cara mendaftar dana bantuan sosial (bansos) dilakukan dengan menjawab kuis “tebak nama kota” pada gambar, lalu mengirim jawaban melalui Messenger. Dalam narasi unggahan juga terdapat ajakan untuk “like” dan “share” postingan, serta instruksi untuk menghubungi Messenger untuk informasi bansos.
3. Klaim video Sri Mulyani mengumumkan bantuan dana hibah
Unggahan lain yang ditemukan bertanggal 1 Mei 2026 menampilkan video dengan klaim Sri Mulyani menyatakan penyaluran program dana hibah telah dibuka dan masyarakat diminta segera mendaftar untuk mendapatkan bantuan. Unggahan itu juga disertai narasi “VIRAL HARI INI” dan ajakan menghubungi melalui WhatsApp yang dicantumkan pada bio profil akun.
Rangkaian unggahan tersebut menunjukkan pola serupa, yakni mencatut nama dan gambar tokoh publik untuk menarik perhatian, disertai ajakan menghubungi tautan pesan atau aplikasi percakapan. Video yang beredar terkait “berbagi rezeki” disebut merupakan cuplikan lama yang telah diedit menggunakan AI.