Narasi yang beredar di media sosial menyebut Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva meminta Neymar da Silva Santos Júnior membatalkan keputusan pensiun dari tim nasional Brasil. Unggahan itu juga mengklaim Lula ingin melihat Neymar tampil bersama El Selecao pada Piala Dunia 2030.
Namun, informasi tersebut dipastikan keliru. Tidak ditemukan referensi maupun sumber kredibel yang mendukung klaim bahwa Lula mendorong Neymar untuk tetap bertahan di timnas.
Keputusan Neymar untuk pensiun dari tim nasional dan laga internasional disebut diumumkan setelah Brasil tersingkir di Piala Dunia 2026. Pada babak 16 besar, Brasil kalah 1-2 dari Norwegia. Laga itu menjadi panggung terakhir Neymar, meski ia mencetak gol penalti pada menit terakhir.
Penelusuran justru menemukan pemberitaan yang menyebut Lula mengkritik penampilan Neymar di Piala Dunia 2026, bukan meminta sang pemain membatalkan pensiun.
Sebagai konteks, Neymar saat ini berusia 34 tahun dan dalam beberapa tahun terakhir mengalami masalah cedera. Dari sisi politik, Neymar juga dikenal dekat dengan mantan presiden Jair Bolsonaro, termasuk pada Pemilihan Umum Brasil 2023. Bolsonaro merupakan pesaing Lula da Silva.
Dengan demikian, klaim bahwa Lula meminta Neymar membatalkan pensiun dari tim nasional Brasil dipastikan sebagai hoaks.