Hoaks Bantuan Uang Kerap Catut Nama Selebriti, dari Raffi Ahmad hingga Soimah

Hoaks Bantuan Uang Kerap Catut Nama Selebriti, dari Raffi Ahmad hingga Soimah

Hoaks pembagian bantuan uang kerap beredar di media sosial dan aplikasi percakapan dengan mencatut nama sejumlah selebriti. Modusnya beragam, mulai dari kuis tebak gambar hingga ajakan mengklik tautan yang mengarah ke nomor WhatsApp tertentu.

Sejumlah unggahan yang beredar menampilkan nama dan foto figur publik untuk meyakinkan warganet, disertai narasi seolah-olah sang selebriti sedang membagikan uang atau hadiah. Berikut beberapa contoh hoaks yang ditemukan dalam unggahan di Facebook pada waktu berbeda.

Hoaks mengatasnamakan Raffi Ahmad

Salah satu unggahan di Facebook, yang diposting pada 22 Oktober 2024, menampilkan foto Raffi Ahmad dan gambar sejumlah mata. Narasi dalam unggahan itu menyebutkan, “Saya Raffi Ahmad transfer 20 juta hari ini juga untuk orang yang bisa menebak gambar mata Raffi di huruf apa.” Unggahan tersebut mengklaim pembagian uang Rp 20 juta melalui kuis tebak gambar.

Hoaks mengatasnamakan Inul Daratista

Unggahan lain di Facebook, diposting pada 14 Mei 2025, mengklaim penyanyi Inul Daratista membagikan hadiah melalui permainan tebak kata. Isi unggahan itu menuliskan, “Tebak Kata Selain Sehat dan Sekat S_ _ _T.” Postingan tersebut juga disertai tautan yang mengarah ke nomor WhatsApp tertentu dengan ajakan, “Silahkan Klik Link di bawah ini untuk pengambilan hadiah dari bundah.”

Hoaks mengatasnamakan Soimah

Pada 4 Mei 2026, sebuah akun Facebook mengunggah postingan yang mengklaim Soimah membagikan bantuan dana Rp 100 juta. Unggahan itu menampilkan surat berkop Polri dengan narasi, “Saya atas nama Soimah ingin berbagi bantuan kepada masyarakat yang tidak mampu dan benar-benar membutuhkan sebesar Rp 100.000.000 (seratus juta) yang mendapatkannya tidak sembarang orang tapi diundi jadi kalau mau harus cepat. Siapa cepat dia dapat.”

Postingan tersebut juga disertai foto Soimah dan Kapolri Listyo Sigit dengan narasi, “Halo semua buat anak-anak ibu mau bagi-bagi hadiah siapa cepat dia dapat.”

Rangkaian unggahan itu menunjukkan pola hoaks yang memanfaatkan popularitas selebriti untuk menarik perhatian dan mendorong orang mengikuti instruksi tertentu, seperti menjawab kuis atau menghubungi nomor yang dicantumkan.