Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kubu Raya mempertanyakan kejelasan legalitas dan pelantikan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Kubu Raya yang dinilai belum memiliki kepastian hingga saat ini.
HMI menyebut kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Kubu Raya telah terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) pada 21 Desember 2025. Namun, hingga hampir enam bulan setelah pemilihan tersebut, legalitas maupun pelantikan kepengurusan yang terpilih disebut belum terealisasi.
Ketua Umum HMI Cabang Kubu Raya, Mahmudi, menilai situasi itu memunculkan pertanyaan di kalangan organisasi kepemudaan. Menurutnya, KNPI merupakan wadah penting untuk menghimpun dan mengoordinasikan berbagai organisasi pemuda di daerah.
“Sudah hampir enam bulan sejak terpilih, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan terkait legalitas dan pelantikan DPD KNPI Kabupaten Kubu Raya. Tentu hal ini menjadi pertanyaan bagi banyak pihak,” ujarnya.
Selain menyoroti kepastian legalitas, HMI juga menyatakan penolakan terhadap potensi dualisme kepemimpinan di tubuh DPD KNPI Kabupaten Kubu Raya. HMI menilai kondisi tersebut berisiko memperkeruh situasi dan menghambat jalannya organisasi kepemudaan.
HMI menegaskan KNPI seharusnya berperan sebagai ruang pemersatu organisasi kepemudaan, sehingga persoalan yang terjadi diharapkan dapat diselesaikan sesuai mekanisme organisasi yang berlaku.
“Kami menolak adanya dualisme ataupun seterusnya kepemimpinan di tubuh DPD KNPI Kabupaten Kubu Raya. KNPI harus menjadi wadah yang solid dan mampu menyatukan pemuda,” lanjut Mahmudi.
Dalam pernyataannya, HMI Cabang Kubu Raya juga mendesak DPD KNPI Provinsi Kalimantan Barat untuk segera menindaklanjuti hasil Musda DPD KNPI Kabupaten Kubu Raya yang telah digelar pada 21 Desember 2025. HMI menilai hasil Musda tersebut perlu segera mendapat kepastian agar kepengurusan terpilih dapat menjalankan roda organisasi secara resmi dan maksimal.
HMI berharap pihak terkait segera memberikan kepastian mengenai legalitas dan pelantikan agar DPD KNPI Kabupaten Kubu Raya dapat kembali aktif menjalankan fungsi organisasi. Di sisi lain, HMI juga mengajak seluruh elemen kepemudaan menjaga komunikasi dan kondusivitas demi mendukung kemajuan pemuda di Kabupaten Kubu Raya.