Hanoi Siapkan Konferensi Promosi Investasi 2026 dan Umumkan Rencana Induk Kota Berbasis Visi 100 Tahun

Hanoi Siapkan Konferensi Promosi Investasi 2026 dan Umumkan Rencana Induk Kota Berbasis Visi 100 Tahun

Ketua Komite Rakyat Hanoi, Vu Dai Thang, pada pagi 5 Juni memimpin rapat Komite Penyelenggara Konferensi Promosi Investasi 2026 sekaligus rencana pengumuman Rencana Induk Kota Hanoi dengan visi 100 tahun.

Menurut rencana, Konferensi Promosi Investasi 2026 akan digelar pada 29 Juni di Pusat Konvensi Nasional, Jalan Pham Hung, Kelurahan Tu Liem, Hanoi. Jumlah peserta diperkirakan mencapai 1.000–1.200 delegasi. Komite Rakyat Hanoi bertindak sebagai penyelenggara, dengan Departemen Keuangan serta Pusat Promosi Investasi dan Dukungan Bisnis Hanoi ditunjuk sebagai badan koordinator.

Konferensi ini diposisikan sebagai forum penghubung antara pemerintah kota dan komunitas bisnis, investor, organisasi internasional, lembaga diplomatik, asosiasi bisnis, serta berbagai daerah di seluruh negeri.

Dalam agenda acara, Hanoi dijadwalkan secara resmi mengumumkan Rencana Induk Kota Ibu Kota dengan visi 100 tahun. Pemerintah kota juga akan memperkenalkan lingkungan investasi, hasil pembangunan sosial-ekonomi pada 2025 dan enam bulan pertama 2026, serta orientasi pembangunan untuk tahap berikutnya.

Salah satu sorotan yang direncanakan adalah peluncuran sistem manajemen dan digitalisasi data 360 derajat untuk proyek investasi di Hanoi. Sistem ini disebut memungkinkan investor mengakses informasi perencanaan, gambar 3D, dan data proyek secara visual melalui platform peta digital serta ruang realitas virtual 360 derajat, dalam bahasa Vietnam dan Inggris.

Selain itu, konferensi akan menghadirkan area pameran yang menampilkan model, peta, dan panel tentang Rencana Induk Kota Hanoi dengan visi 100 tahun. Pameran juga akan memuat capaian pembangunan sosial-ekonomi dan teknologi baru yang diterapkan di kota tersebut.

Dalam rangkaian kegiatan, Hanoi diharapkan menerbitkan keputusan persetujuan kebijakan investasi dan sertifikat pendaftaran investasi untuk sejumlah proyek penting. Pemerintah kota juga berencana menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan pelaku usaha serta organisasi dari dalam dan luar negeri.

Hanoi turut menyatakan akan memperkenalkan mekanisme dan kebijakan spesifik yang mengacu pada Resolusi No. 02-NQ/TW dari Politbiro, Undang-Undang Kota Ibu Kota 2026, serta berbagai kebijakan strategis pemerintah pusat dan kota. Langkah ini ditujukan untuk membuka peluang pembangunan baru bagi ibu kota pada masa mendatang.

Melalui konferensi tersebut, Hanoi juga berharap dapat mendorong keterkaitan regional dan memperkuat kerja sama dengan daerah-daerah di Wilayah Ibu Kota, wilayah Delta Sungai Merah, dan Wilayah Ekonomi Utama Utara. Kota ini juga menekankan peran yang ingin diperkuat dalam inovasi, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, budaya, serta ekonomi digital.