Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menerima Sertifikat Hak Pengelolaan (HPL) Mozaik 5 dan Mozaik 6 atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel. Penyerahan sertifikat dilakukan di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (17/03/2026).
Sertifikat tersebut diserahkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sumsel sebagai bagian dari proyek strategis nasional di sektor pertanahan.
Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Sumsel, Ir. Rahmat, A.Ptnh., M.M., QRMO., CODP., C.Med, menyampaikan bahwa masing-masing sertifikat memiliki luas 88 hektare dan 81 hektare. “Ini merupakan sertifikat tanah dalam kerangka proyek strategis nasional,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rahmat memaparkan gambaran umum kondisi pertanahan di Sumsel. Total luas wilayah Sumsel disebut mencapai 9.476.775 hektare, yang terdiri atas daratan seluas 8.677.168 hektare dan perairan 799.607 hektare.
Dari total luas tersebut, kawasan hutan mencakup sekitar 3.338.222 hektare atau 35,23 persen. Sementara area penggunaan lain mencapai 5.338.946 hektare atau 56,34 persen.
Ia juga menyebut jumlah bidang tanah di Sumsel diperkirakan lebih dari 4,7 juta bidang. Namun, sebagian bidang tanah tersebut masih belum terpetakan atau tersertifikasi secara optimal.
Rahmat menambahkan, proses digitalisasi pertanahan di Sumsel terus berjalan, termasuk alih media dari peta manual ke sistem digital, meski pelaksanaannya belum merata.
Selain itu, ATR/BPN Sumsel disebut tengah melaksanakan pengadaan tanah untuk sejumlah proyek strategis nasional.

