Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Tengah menjalin kemitraan yang lebih erat dengan insan pers sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan fungsi pengawasan legislatif. Langkah ini disebut sebagai kebutuhan untuk memastikan kebijakan publik di Jawa Tengah berjalan transparan, akuntabel, dan memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan dalam forum diskusi bertajuk Sambang Rasa Ramadan yang digelar di Front One HK Resort Simpang Lima, Semarang, Rabu, 18 Maret 2026. Dalam kegiatan itu, pimpinan dan anggota fraksi berdialog dengan puluhan jurnalis dari berbagai platform media, mulai dari media cetak hingga siber.
Sejumlah pimpinan fraksi hadir, antara lain Ketua Fraksi Gerindra Sudarsono, Sekretaris Fraksi Dwi Yasmanto, serta anggota fraksi Yudi Indras dan Noval Utoyo Aji. Kehadiran mereka menegaskan posisi pers sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pengawasan kebijakan.
Sudarsono menyatakan pers berperan sebagai mata dan telinga publik. Menurutnya, kemitraan yang solid dengan jurnalis penting untuk membangun mekanisme kontrol publik yang efektif.
“Tanpa dukungan media, informasi mengenai kinerja pemerintah dan pengawasan parlemen mungkin tidak akan sampai secara utuh ke tengah masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka dan dua arah menjadi sangat penting agar informasi yang tersaji di ruang publik tetap berimbang dan objektif,” kata Sudarsono.
Fraksi Gerindra juga menegaskan bahwa meski menjadi partai pengusung Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, loyalitas utama fraksi tetap pada kepentingan rakyat. Dwi Yasmanto mengatakan fraksinya siap menjadi mediator sekaligus penyambung aspirasi masyarakat.
Ia menyebut, apabila terdapat kebijakan pemerintah daerah yang dinilai kurang tepat atau belum berpihak kepada rakyat kecil, Fraksi Gerindra berkomitmen untuk memberikan kritik dan masukan konstruktif. “Peran ini menuntut keterbukaan terhadap kritik dari media yang seringkali menangkap langsung kegelisahan di lapangan,” kata Dwi.

