Forum Kader Bela Negara (FKBN) Bakorda Kabupaten Lamongan menggelar audiensi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan, Rabu (6/5/2026), di Kantor Kejari Lamongan. Pertemuan tersebut menjadi langkah untuk memperkuat kolaborasi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat dalam menjaga transparansi serta kondusivitas daerah.
Dalam audiensi itu, Kejari Lamongan diwakili Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Erfan Nurcahyo, S.H. Ia menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara kejaksaan dan masyarakat, termasuk FKBN, terutama dalam penyampaian informasi strategis terkait kondisi dan perkembangan Kabupaten Lamongan di berbagai sektor.
Erfan juga menyampaikan dorongan agar kolaborasi dalam pengawasan sosial dan pengaduan masyarakat dapat berjalan lebih aktif. Menurutnya, partisipasi bersama diperlukan untuk menjaga transparansi, stabilitas daerah, sekaligus memperkuat fungsi kontrol publik.
Ia menjelaskan, keterbukaan informasi publik perlu terus diperkuat melalui komunikasi yang intens dan terbuka, dengan tetap mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku. “Komunikasi yang terbuka menjadi kunci agar masyarakat memahami peran dan kinerja kejaksaan secara utuh,” ujarnya.
Selain itu, Erfan menyoroti peran preventif intelijen kejaksaan dalam pencegahan tindak pidana korupsi. Ia menyebut fungsi intelijen tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada deteksi dini potensi pelanggaran hukum. “Tugas intelijen meliputi pengkajian dan penelaahan pengaduan masyarakat serta permintaan keterangan kepada pihak terkait sesuai kewenangan,” katanya.
Erfan menegaskan pelaksanaan tugas dilakukan secara profesional dengan berpedoman pada arahan pimpinan serta menjunjung prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. “Kami bekerja sesuai tupoksi dan kebijakan pimpinan, dengan tujuan mendukung penegakan hukum yang transparan, akuntabel, dan berintegritas,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bakorda FKBN Kabupaten Lamongan Muhammad Ferry Fadli menyambut baik komitmen Kejari Lamongan dalam membangun komunikasi terbuka dan kolaboratif dengan masyarakat. Ia menilai sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan publik sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
“Kami mendukung penuh langkah Kejaksaan Negeri Lamongan dalam memperkuat keterbukaan informasi, pengawasan sosial, dan pencegahan tindak pidana korupsi. Kolaborasi seperti ini penting agar masyarakat memiliki ruang untuk ikut berpartisipasi menjaga daerah,” ujarnya.
Ferry juga menegaskan kesiapan FKBN untuk menjadi mitra strategis dalam menyampaikan aspirasi, informasi, maupun pengaduan masyarakat secara konstruktif guna mendukung penegakan hukum yang profesional dan berintegritas di Kabupaten Lamongan.