Wakil Ketua Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menilai peran akademisi dalam politik nasional sangat diperlukan pada tataran teori dan pemikiran, bukan dengan terjun langsung ke politik praktis.
Menurut Fahri, keterlibatan akademisi sebaiknya difokuskan untuk memberikan panduan konseptual dan arah pemikiran bagi politik nasional. Ia beralasan, jika akademisi masuk ke ranah politik praktis, politik nasional berisiko kehilangan panduan moralnya.

