DPRD Kalsel Soroti Pelaksanaan SPMB SMA/SMK, Tekankan Transparansi dan Keadilan

DPRD Kalsel Soroti Pelaksanaan SPMB SMA/SMK, Tekankan Transparansi dan Keadilan

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK di Kalimantan Selatan mendapat perhatian dari Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim. Ia menilai SPMB merupakan proses strategis yang akan berpengaruh pada masa depan pendidikan generasi muda.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan pelaksanaan SPMB harus mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, dan akuntabilitas. Menurutnya, SPMB menjadi pintu awal bagi siswa untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Habib Umar juga menilai masih ada sejumlah tantangan dalam pelaksanaan SPMB, mulai dari persoalan teknis, keterbatasan daya tampung sekolah, hingga ketimpangan akses pendidikan di beberapa wilayah.

Ia menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan mereka yang tinggal di daerah terpencil. Pemerintah daerah diminta memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan.

Selain itu, Habib Umar mengingatkan agar seluruh jalur penerimaan—mulai dari zonasi, afirmasi, prestasi, hingga perpindahan tugas orang tua—dijalankan sesuai aturan. Ia menilai pengawasan ketat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan dalam proses penerimaan.