Dong Nai Setujui Rencana Tata Ruang Kota Baru di Pintu Masuk Barat Bandara Long Thanh

Dong Nai Setujui Rencana Tata Ruang Kota Baru di Pintu Masuk Barat Bandara Long Thanh

Pemerintah Provinsi Dong Nai menyetujui perencanaan tata ruang kawasan perkotaan baru di pintu masuk barat Bandara Internasional Long Thanh. Wilayah perencanaan mencakup sebagian Kelurahan Long Thanh serta Komune Phuoc Thai dan Komune Long Phuoc, dengan total luas sekitar 6.318 hektare.

Perencanaan ini disusun berdasarkan prinsip, orientasi, dan solusi yang tertuang dalam resolusi Politbiro, Majelis Nasional, dan Pemerintah. Dokumen tersebut juga dinyatakan konsisten dengan strategi pembangunan nasional, rencana induk nasional, serta rencana sektoral nasional periode 2021–2030 dengan visi hingga 2050, dan selaras dengan perencanaan tingkat nasional, perencanaan wilayah Tenggara, serta perencanaan Kota Dong Nai.

Dalam arahannya, rencana ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan transformasi struktur tenaga kerja dan distribusi penduduk, sekaligus membangun infrastruktur sosial dan teknis yang lebih komprehensif. Pengembangan kawasan dirancang menuju kota berkelanjutan yang selaras dengan alam, berorientasi pada perlindungan lingkungan, serta adaptif terhadap perubahan iklim.

Tujuan utama pengembangan kawasan perkotaan baru di gerbang barat bandara adalah menciptakan ruang dan pemanfaatan lahan yang efisien melalui pemanfaatan rasional potensi dan keunggulan lokal untuk mendorong sektor-sektor ekonomi utama. Pada saat yang sama, rencana ini menekankan pemenuhan aspek keamanan, pertahanan nasional, dan pembangunan berkelanjutan.

Secara lebih spesifik, kawasan ini diproyeksikan selaras dengan visi kawasan perkotaan bandara Long Thanh dan menjadi dasar bagi pengelolaan serta investasi pembangunan. Pemerintah setempat menargetkan terbentuknya kawasan perkotaan gerbang yang modern, dengan pengorganisasian ruang kota dan layanan yang sinkron, modern, dan berkelanjutan, sehingga dapat menciptakan momentum pertumbuhan bagi wilayah di barat Bandara Long Thanh dan kawasan ekonomi utama bagian selatan.

Rencana tersebut juga menekankan optimalisasi pemanfaatan infrastruktur utama untuk memastikan konektivitas efektif dengan bandara dan jaringan antarwilayah. Konektivitas itu mencakup Jalan Lingkar 3 Kota Ho Chi Minh, Jalan Tol Bien Hoa–Vung Tau, serta jalur kereta api Thu Thiem–Long Thanh.

Dalam kerangka kawasan perkotaan Long Thanh, area perencanaan ini diposisikan sebagai sub-zona perkotaan baru dengan fungsi utama meliputi kawasan perkotaan, zona perdagangan bebas, pusat keuangan dan komersial, serta layanan pendukung bandara yang terkait erat dengan Bandara Internasional Long Thanh. Orientasi pengembangannya diarahkan menjadi ruang perkotaan gerbang yang berperan dalam pertukaran dan integrasi internasional, sekaligus membentuk citra pembangunan baru bagi kawasan perkotaan Long Thanh dan wilayah Tenggara.

Prioritas pengembangan diberikan pada fungsi perkotaan, komersial, dan jasa berkualitas tinggi dengan memanfaatkan keunggulan bandara. Kawasan ini juga diarahkan untuk menampung kegiatan ekonomi non-penerbangan, seperti jasa komersial, ritel, makanan dan minuman, akomodasi, perkantoran, konferensi dan pameran, serta layanan berbasis pengalaman. Pendekatan ini ditujukan untuk meningkatkan daya tarik kawasan, menghasilkan sumber daya pembangunan, dan meningkatkan efisiensi penggunaan lahan.

Seiring itu, kawasan ini direncanakan berperan sebagai pusat transportasi penting yang memastikan akses efisien menuju bandara serta terhubung dengan poros transportasi dinamis di wilayah tersebut. Pengorganisasian ruang kota mengikuti model Pengembangan Terpadu Transportasi (Transit-Oriented Development/TOD), dengan prioritas pada transportasi umum, peningkatan akses pejalan kaki dan sepeda, serta pengembangan campuran dan berkepadatan tinggi untuk mengoptimalkan lahan, menarik penduduk, mengurangi tekanan lalu lintas kendaraan pribadi, dan menciptakan ruang kota yang kompak serta multifungsi. Pada 2045, kawasan ini diproyeksikan menarik sekitar 400.000–450.000 penduduk.

Bandara Internasional Long Thanh sendiri direncanakan mencakup area sekitar 5.000 hektare dengan total investasi lebih dari 16 miliar dolar AS, serta ditargetkan memenuhi standar 4F—tingkat tertinggi menurut standar Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO). Setelah seluruh fase selesai, bandara ini diperkirakan memiliki kapasitas sekitar 100 juta penumpang dan 5 juta ton kargo per tahun, serta diposisikan sebagai salah satu pusat transit udara utama di kawasan Asia-Pasifik.

Menurut penilaian Komite Rakyat Provinsi Dong Nai, skala, kapasitas, dan standar teknis Bandara Long Thanh menempatkannya di antara bandara terkemuka dunia. Pemerintah daerah menilai bandara ini tidak hanya melayani kebutuhan transportasi, tetapi juga menjadi infrastruktur inti dalam pembentukan pusat transit udara internasional yang menghubungkan Vietnam dengan rantai nilai global dan jaringan logistik. Jika dikombinasikan dengan sistem pelabuhan serta pusat keuangan dan perdagangan Kota Ho Chi Minh, kawasan tersebut diproyeksikan membentuk kutub pertumbuhan dengan daya saing regional dan internasional.