Diskusi Road to IRF 2026 Soroti Era Baru Transparansi dan Reformasi Pasar Modal

Diskusi Road to IRF 2026 Soroti Era Baru Transparansi dan Reformasi Pasar Modal

JAKARTA — Pasar modal Indonesia disebut tengah memasuki era baru transformasi dan reformasi, seiring berbagai upaya yang dilakukan untuk mendorong perkembangannya menuju level global.

Semangat transparansi dan reformasi tersebut menjadi benang merah dalam diskusi Road to Investor Relations Forum (IRF) 2026 bertema “Era Baru Transparansi Pasar Modal” yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi ini, yakni Pejabat Sementara Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Eddy Manindo Harahap, serta pengamat pasar modal Hans Kwee. Acara dipandu Founder sekaligus Pemimpin Redaksi SUAR.ID, Sutta Dharmasaputra.

Diskusi Road to Indonesia Investor Relations Forum (IRF) 2026 disebut sebagai pemanasan menjelang pelaksanaan Indonesia IRF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.

Founder & CEO Kitacomm, Henny Lestari, menekankan peran strategis investor relations bagi perusahaan tercatat. Menurut dia, pengalaman lebih dari 25 tahun mendampingi perusahaan di pasar modal menunjukkan bahwa investor relations dapat menjadi pintu gerbang perusahaan publik dalam membangun kepercayaan investor sekaligus menjaga nilai perusahaan di pasar.