Kontestasi pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, diwarnai munculnya kandidat perempuan yang mengangkat isu transparansi dan perlindungan sosial.
Dede Umi Utami, warga Dusun 1, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon anggota BPD dari unsur keterwakilan perempuan. Ia menyebut pencalonannya bertujuan memperkuat keterbukaan pengelolaan anggaran desa sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup warga.
“Saya maju dengan niat mengabdi. Saya ingin memastikan suara masyarakat, khususnya perempuan, benar-benar tersampaikan dan diperjuangkan,” kata Dede, Minggu (10/05/2026).
Dede juga menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dalam pembangunan desa. Menurutnya, penguatan peran perempuan diperlukan agar kebijakan yang dihasilkan lebih inklusif. “Perempuan punya peran besar dalam pembangunan. Sudah saatnya suara mereka lebih didengar dan diperhatikan,” ujarnya.
Dalam pencalonannya, Dede mengusung tiga program prioritas. Pertama, perlindungan terhadap perempuan dan anak, termasuk upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Ia menilai lingkungan yang aman menjadi fondasi bagi masa depan desa.
Kedua, transparansi pengelolaan anggaran desa. Dede mendorong agar informasi terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat. Menurutnya, warga berhak mengetahui sekaligus ikut mengawasi penggunaan dana desa.
Ketiga, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan melalui penguatan program Posyandu dan PAUD, serta peningkatan gizi anak. Ia menilai langkah tersebut penting untuk membentuk generasi yang sehat dan berkualitas.
Dede menegaskan fungsi BPD sebagai lembaga pengawasan perlu dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab. Ia menyatakan komitmen untuk berpihak pada kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan.
Di akhir pernyataannya, Dede mengajak warga untuk bersama-sama membangun Desa Sukajaya. “Mari kita wujudkan Sukajaya yang lebih transparan, maju, dan berpihak pada masyarakat,” tuturnya.