Dasco: Temuan 2 Persen Publik Tidak Puas Jadi Bahan Introspeksi Pemerintahan Prabowo

Dasco: Temuan 2 Persen Publik Tidak Puas Jadi Bahan Introspeksi Pemerintahan Prabowo

Jakarta — Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan temuan survei yang menunjukkan sekitar dua persen publik tidak puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto akan menjadi bahan introspeksi bagi pemerintah.

Dasco menilai meski mayoritas responden menyatakan puas, angka ketidakpuasan tersebut tetap memiliki arti penting dan perlu diperhatikan sebagai masukan.

“Walaupun cuma sekitar 2–3 persen, tapi itu cukup berarti dan penting,” kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

Menurut Dasco, hasil survei tersebut dapat menjadi bahan evaluasi. Ia juga menyebut catatan-catatan penting di luar angka kepuasan akan turut menjadi perhatian pemerintah.

Ia menambahkan, pemerintah akan mencermati masukan dalam survei terkait peningkatan ekonomi dan pemerataan bantuan.

“Justru catatan-catatan itu yang menjadi perhatian kami, menjadi perhatian pemerintah, menjadi perhatian Pak Prabowo, untuk dijadikan bahan introspeksi untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.

Sebelumnya, hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada Minggu (8/2) menunjukkan mayoritas publik menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Survei dilakukan pada 15–21 Januari 2026 terhadap 1.220 responden warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun.

Pendiri dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyampaikan, dari total responden, 79,9 persen menyatakan puas terhadap kinerja Prabowo. Rinciannya, 13 persen menyatakan “sangat puas” dan 66,9 persen “puas”. Sementara itu, 17,1 persen menyatakan “kurang puas” dan 2,2 persen “tidak puas sama sekali”. Adapun 0,8 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.