KARAWANG — DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karawang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk masa bakti 2026–2031 di Resinda Hotel Karawang, Sabtu (4/4). Forum ini menjadi agenda konsolidasi organisasi sekaligus penetapan arah kebijakan politik lima tahun ke depan yang menitikberatkan pada pelayanan publik.
Muscab dihadiri Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, serta diikuti 28 pengurus DPAC tingkat kecamatan dan jajaran pengurus DPC PKB Karawang. Sidang pleno dipimpin Kang Bro Kaisar Abu Hanifah, didampingi M. Asyrof Abdik sebagai sekretaris sidang dan Adam Maulana sebagai pendamping.
Dalam forum tersebut, PKB Karawang kembali menegaskan kredo “Peduli Umat, Melayani Rakyat” sebagai arah moral organisasi. Penegasan ini disebut sebagai dorongan agar partai tidak semata berfungsi sebagai mesin elektoral, melainkan hadir melalui kerja pelayanan, penguatan gerakan sosial, serta pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan.
Perwakilan pengurus dalam laporan pertanggungjawaban menyampaikan bahwa PKB diarahkan menjadi “rumah keumatan dan kerakyatan” yang diwujudkan melalui pelayanan nyata, mulai dari bantuan kesehatan, penguatan ketahanan pangan, hingga advokasi kebijakan publik yang berpihak pada masyarakat.
Selama periode 2021–2026, PKB Karawang mencatat sejumlah capaian, di antaranya perolehan suara legislatif 141.176 suara, naik dari 134.361 suara pada 2019. PKB Karawang juga mencatat kemenangan Pilkada Karawang melalui pasangan Aep–Maslani dengan perolehan 669.674 suara atau 55,3%.
Dari sisi penguatan organisasi, PKB Karawang melaporkan modernisasi melalui penerapan kampanye berbasis data (data-driven campaign) serta digitalisasi basis data kader. Selain itu, partai menyebut telah menyediakan layanan sosial berupa ambulans gratis GTD di setiap daerah pemilihan.
Muscab turut merumuskan sembilan pilar kerja utama untuk periode 2026–2031 yang mengintegrasikan identitas partai sebagai partai kader, partai massa, partai ide, dan partai pelayanan. Sejumlah program prioritas yang disebut antara lain pelembagaan Kader Tunas Bangsa untuk memperkuat sistem kaderisasi, penguatan kemandirian ekonomi melalui koperasi PUMR, pembangunan ekosistem pelayanan terpadu seperti Food Bank, GTD, dan BAZAS, serta penguatan politik berbasis data dan riset untuk mendukung kebijakan fraksi.
PKB Karawang juga menaruh perhatian pada pemilih muda, sejalan dengan dominasi usia produktif di Karawang. Dalam agenda regenerasi, generasi milenial dan Gen Z diposisikan sebagai aktor utama dalam komunikasi politik dan mobilisasi digital partai.
Melalui Muscab ini, PKB Karawang menyatakan optimistis dapat terus berkembang sebagai partai yang dipercaya publik dan berkontribusi bagi masyarakat Karawang melalui pendekatan pelayanan dan penguatan organisasi berbasis data.

