Hoaks dapat menyasar partai politik mana pun, termasuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sejumlah informasi menyesatkan terkait PSI beredar dengan beragam tema, terutama melalui media sosial dan aplikasi percakapan.
Berikut beberapa hoaks terkait PSI yang sempat beredar dan kemudian diperiksa melalui rubrik cek fakta.
1. Klaim foto Ahok dan Kaesang memakai jaket PSI
Beredar klaim berupa foto yang menampilkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) duduk bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. Dalam gambar tersebut, keduanya tampak tersenyum dan mengenakan jaket PSI berwarna merah dengan logo bunga mawar di bagian dada.
Unggahan itu muncul di Facebook pada 15 Juli 2026. Foto tersebut disertai tulisan “Kaya pasangan ini akan menggebrak Indonesia tahun 2029” dan keterangan “Ini pasangan Ahok selanjutnya.”
2. Klaim artikel Ketua BEM Seluruh Indonesia menolak PSI dan Jokowi di daerah
Hoaks lain yang beredar adalah tangkapan layar artikel yang mengklaim Ketua BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) membuat pernyataan untuk menolak PSI dan Jokowi di daerah masing-masing.
Konten tersebut beredar sejak akhir pekan dan diunggah salah satu akun Facebook pada 29 Juni 2026. Judul pada tangkapan layar itu berbunyi: “Ketua BEM Seluruh Indonesia Membuat Pernyataan Untuk Menolak Partai PSI Dan Jokowi Di Daerah Propinsi Masing Masing.”
Unggahan itu juga disertai narasi tambahan yang menyebut, “Mahasiswa tolak PSI. Warga tolak PSI.”
3. Klaim artikel M Qodari memastikan suara PSI mencapai 49 persen pada 2029
Selain itu, beredar pula klaim berupa tangkapan layar artikel yang menyebut Kepala Staf Kepresidenan M Qodari memastikan suara PSI pada 2029 mencapai 49 persen.
Unggahan tersebut ditemukan beredar sejak pekan sebelumnya dan salah satu akun Facebook mempostingnya pada 20 Februari 2026. Judul pada tangkapan layar itu berbunyi: “M Qodari: Memastikan PSI di Tahun 2029 Suara Nya Mencapai 49%, Itu Tidak Bergerak.”
Ketiga klaim tersebut menjadi contoh informasi yang beredar di ruang digital dan perlu diverifikasi sebelum dipercaya atau dibagikan kembali.