Daftar Hoaks yang Menyasar Aceh: Dari Klaim DOM 2026 hingga Narasi Tokoh Nasional

Daftar Hoaks yang Menyasar Aceh: Dari Klaim DOM 2026 hingga Narasi Tokoh Nasional

Sejumlah informasi keliru atau hoaks yang dikaitkan dengan Aceh beredar di media sosial. Berdasarkan temuan Cek Fakta Liputan6.com, beberapa klaim yang beredar mencakup isu keamanan hingga narasi yang melibatkan tokoh nasional.

Salah satu hoaks yang muncul adalah klaim bahwa pemerintah akan menetapkan Darurat Operasi Militer (DOM) di Aceh pada 1 September 2026. Konten tersebut beredar dalam bentuk unggahan tangkapan layar artikel yang mencatut Kompas.com dengan judul “1 September 2026 Aceh Resmi Menjadi Wilayah Darurat Operasi Militer (DOM)”. Unggahan serupa disebut beredar sejak awal pekan, termasuk di TikTok pada 17 Agustus 2026.

Hoaks lain yang beredar menarasikan Presiden Prabowo Subianto meminta warga Aceh untuk mengeroyok Bahlil. Klaim ini muncul dalam unggahan media sosial yang menampilkan tangkapan layar bertuliskan “Prabowo Minta Warga Aceh Keroyok Bahlil” dan disertai tambahan narasi “Sesuai perintah”. Salah satu unggahan disebut muncul di Facebook pada 2 Januari 2026.

Selain itu, beredar pula klaim yang menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Presiden Prabowo Subianto mengembalikan empat pulau ke Aceh. Klaim tersebut disebarkan melalui unggahan Facebook pada 16 Juni 2025, disertai tangkapan layar foto SBY bersama Prabowo dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Pada gambar itu tercantum tulisan, “SBY Minta Prabowo Kembalikan 4 Pulau ke Aceh: Perdamaian Itu Tidak Datang dengan Sendirinya,” serta keterangan yang mengulang narasi serupa.

Rangkaian klaim tersebut menjadi contoh hoaks yang beredar dengan mengaitkan Aceh pada isu sensitif maupun pernyataan tokoh publik. Masyarakat diimbau untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, terutama jika konten disertai tangkapan layar yang mencatut media tertentu.