Sebuah video yang beredar di media sosial menarasikan Presiden Prabowo Subianto marah kepada Luhut Binsar Pandjaitan terkait proyek Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Informasi tersebut dipastikan tidak benar dan tergolong konten palsu.
Unggahan video itu berasal dari akun Facebook “Enden Ak” yang dipublikasikan pada 27 Januari 2026. Dalam narasinya, video tersebut menyebut Prabowo marah karena Luhut dituding menjadi “pemain proyek IMIP, Morowali dan perusak lingkungan alam Sumatera”. Unggahan itu juga disertai komentar bernada provokatif yang mengajak publik menunggu keputusan presiden.
Hingga Sabtu (7/2/2026), unggahan tersebut tercatat telah mendapat sekitar 971 tanda suka, dibagikan lebih dari 70 kali, dan memicu ratusan komentar warganet.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) kemudian menelusuri klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci terkait ke mesin pencarian. Dari hasil penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan adanya pernyataan atau kemarahan Presiden Prabowo terhadap Luhut Binsar Pandjaitan berkaitan dengan proyek IMIP.
Penelusuran justru mengarah pada pemberitaan Kompas.com berjudul “Polemik IMIP: Dari ‘Negara dalam Negara’ sampai Luhut Angkat Bicara” yang terbit pada 2 Desember 2025. Dalam laporan itu disebutkan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengakui bertanggung jawab atas proyek IMIP di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Namun, tidak ada informasi yang menyatakan Presiden Prabowo marah atau menegur Luhut seperti yang diklaim dalam video.
Berdasarkan pemeriksaan tersebut, narasi yang menyebut Prabowo marah karena Luhut “main proyek IMIP” dinyatakan tidak memiliki dasar fakta dan tidak didukung sumber resmi maupun media kredibel. Klaim itu dikategorikan sebagai konten palsu (fabricated content).
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai konten provokatif di media sosial, terutama yang menyangkut tokoh publik dan isu strategis nasional, tanpa melakukan verifikasi melalui sumber terpercaya.

