Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan klaim bahwa tank Israel diserang pejuang Lebanon. Dalam cuplikan tersebut, terlihat konvoi tank militer melintas, lalu terjadi ledakan dari bawah jembatan saat tank paling depan melewati area itu hingga membuat tank jatuh.
Video tersebut diunggah salah satunya oleh sebuah akun Facebook pada Senin (4/5/2026) dengan narasi, “Tank Israel di hantam rudal pejuang lebanon”. Video dengan narasi serupa dalam bahasa Inggris juga ditemukan beredar di Instagram.
Hasil pemeriksaan menunjukkan video itu merupakan konten manipulatif. Berdasarkan analisis menggunakan Hive Moderation—alat untuk mendeteksi konten video, audio, teks, dan gambar yang dibuat dengan campur tangan kecerdasan buatan—video tersebut terdeteksi sebagai AI generatif dengan probabilitas 65,8 persen.
Selain itu, sejumlah kejanggalan juga terlihat dari adegan ledakan. Ledakan pada jembatan tampak tidak natural: terlihat ringan, tetapi dapat meruntuhkan jembatan dengan cepat dan mendadak, padahal jembatan tersebut tampak terbuat dari beton berukuran besar.
Penelusuran serupa sebelumnya juga dilakukan oleh pemeriksa fakta CNN dan An Nahar. Keduanya menyimpulkan video tersebut tidak bersumber dari peristiwa nyata.
Dengan demikian, video yang diklaim memperlihatkan tank Israel diserang pejuang Lebanon dipastikan merupakan konten manipulatif dan terindikasi dibuat menggunakan AI.