Sebuah video yang beredar di media sosial mengklaim Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengumumkan bantuan untuk pensiunan sebesar Rp130 juta dari PT Taspen (Persero). Klaim tersebut ditelusuri melalui pemeriksaan fakta dengan menggunakan perangkat pendeteksi kecerdasan buatan (AI) dari situs Hive Moderation.
Hasil penelusuran menunjukkan konten dalam video tersebut terindikasi tidak autentik. Analisis Hive Moderation mencatat bagian video memiliki kemungkinan 29,5 persen dibuat oleh AI, sementara audionya menunjukkan indikasi lebih tinggi, yakni 84,2 persen dihasilkan oleh AI.
Penelusuran juga menemukan bahwa visual dalam video yang beredar identik dengan kegiatan Prasetyo Hadi pada Senin, 8 Juni 2026. Berdasarkan keterangan Antara Foto, pada hari itu Prasetyo Hadi hadir bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi terkait kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Rapat koordinasi tersebut disebut bertujuan mengoordinasikan kebijakan baru tata kelola ekspor SDA antara Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Di sisi lain, PT Taspen (Persero) melalui akun Instagram resminya, @taspen, juga mengingatkan publik agar tidak mudah percaya pada informasi di internet. Taspen menegaskan adanya hoaks dan penipuan yang mengatasnamakan perusahaan dengan menjanjikan program bantuan untuk pensiunan.
Dalam unggahan yang dikutip pada Senin, 27 Juli 2026, Taspen menyatakan bahwa informasi semacam itu merupakan penipuan dan meminta masyarakat lebih waspada terhadap modus yang mencatut nama Taspen. Taspen menegaskan informasi terkait perusahaan hanya dapat diakses melalui situs resmi www.taspen.co.id dan media sosial resmi Taspen.