Liputan6.com melakukan penelusuran terhadap klaim video yang menyebut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengumumkan bantuan dana pensiunan. Pemeriksaan dilakukan menggunakan perangkat pendeteksi konten berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui situs Hive Moderation.
Hasil penelusuran menunjukkan video tersebut terindikasi kuat merupakan hasil buatan AI. Berdasarkan analisis, bagian video menunjukkan 99,1 persen kemungkinan dibuat oleh AI, sementara audionya terdeteksi 98,9 persen dihasilkan oleh AI.
Selain itu, penelusuran menemukan kemiripan antara video klaim dengan aktivitas Prasetyo Hadi pada Kamis, 15 Januari 2026. Pada kesempatan itu, Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan terkait dialog Presiden Prabowo Subianto dengan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor di Istana Kepresidenan RI, Jakarta.
Dikutip dari Antara, Prasetyo Hadi menyatakan dialog tersebut digelar secara tertutup. “Mohon maaf, kali ini memang agendanya tertutup, karena banyak hal yang memang mau dibicarakan secara teknis oleh Bapak Presiden dengan para rektor dan para guru besar,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Prasetyo menjelaskan agenda itu merupakan bagian dari peran Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan untuk berdiskusi serta menyampaikan pandangan mengenai kondisi negara, situasi geopolitik, dan rencana besar yang akan dijalankan.
Menurut Prasetyo, dialog tersebut diikuti sekitar 1.200 undangan yang terdiri dari rektor dan guru besar dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah menempatkan pendidikan sebagai salah satu fokus utama, karena dipandang sebagai fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Sejumlah isu yang disebut menjadi bagian dari pembahasan, antara lain percepatan pemenuhan kebutuhan tenaga dokter yang masih kekurangan lebih dari 100.000 orang. Selain itu, turut dibahas peningkatan kualitas lembaga pendidikan tinggi, termasuk kualitas dosen serta sarana dan prasarana.