Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri mengumumkan bantuan dana senilai Rp 147 miliar. Dalam narasi yang menyertai unggahan, disebutkan setiap orang akan memperoleh dana sebesar Rp 300 juta dan masyarakat diminta mendaftar dengan mengirim data diri.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan video tersebut merupakan konten manipulasi. Tim memeriksa unggahan di akun media sosial Mathius Derek Fakhiri dan Pemerintah Provinsi Papua, tetapi tidak menemukan informasi resmi terkait pembagian dana bantuan Rp 147 miliar.
Untuk memeriksa keaslian video, Tim Cek Fakta menggunakan perangkat Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan suara yang seolah-olah milik Mathius dalam video tersebut memiliki probabilitas 99 persen dihasilkan oleh artificial intelligence (AI).
Penelusuran lanjutan menggunakan Google Lens juga menemukan bahwa video itu memanipulasi foto Mathius yang pernah dimuat di laman RRI. Foto tersebut merupakan momen ketika Mathius memberikan keterangan pers usai dilantik menjadi Gubernur Papua di Istana Negara pada 8 Oktober 2025.
Berdasarkan temuan tersebut, klaim bahwa Gubernur Papua mengumumkan bantuan Rp 147 miliar dipastikan tidak benar. Video yang beredar merupakan hasil manipulasi, dan unggahan dengan ajakan mengirim data diri dinilai mengarah pada penipuan.