Sebuah unggahan di media sosial mengeklaim Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menginformasikan adanya dana hibah dari Pemerintah Arab Saudi. Narasi ini beredar pada akhir Juli 2026 dan menyebut bantuan tersebut diberikan kepada 500 umat Islam di Indonesia.
Dalam video yang beredar, unggahan juga mencantumkan ajakan untuk menghubungi pihak tertentu melalui pesan pribadi. Video itu diklaim merupakan tayangan Kompas TV dan berisi pernyataan bahwa dana bantuan telah disiapkan untuk modal usaha serta keperluan lain.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan narasi tersebut tidak benar. Video yang menampilkan Abu Rokhmad itu diketahui merupakan konten hasil manipulasi artificial intelligence (AI).
Sejumlah kejanggalan ditemukan dalam materi yang beredar. Dalam video, Abu Rokhmad memperkenalkan diri sebagai Dirjen Pendidikan Islam, padahal saat ini ia menjabat sebagai Dirjen Bimas Islam. Selain itu, Kompas TV disebut tidak pernah menyiarkan tayangan yang mengumumkan dana hibah Arab Saudi seperti dalam video tersebut.
Tim Cek Fakta Kompas.com juga menelusuri sumber materi dengan teknik reverse image search. Hasilnya menunjukkan video memanipulasi foto Abu Rokhmad yang berasal dari laman Kementerian Agama. Foto tersebut digunakan sebagai ilustrasi artikel berjudul “KUA: Pilar Penting dalam Pelayanan Haji”.
Pemeriksaan menggunakan Truth Scan mendeteksi bahwa video tersebut dihasilkan AI. Probabilitas konten itu sebagai AI generatif disebut mencapai 99 persen.
Dengan demikian, klaim bahwa Dirjen Bimas Islam Kemenag mengumumkan bantuan dana hibah dari Arab Saudi dinyatakan hoaks. Tidak ditemukan informasi valid yang menyatakan Abu Rokhmad pernah mengumumkan dana hibah Arab Saudi, dan video yang beredar merupakan hasil manipulasi AI.