Cek Fakta: Video Gubernur Papua Klaim Bagi Bantuan via WhatsApp Ternyata Hasil Manipulasi

Cek Fakta: Video Gubernur Papua Klaim Bagi Bantuan via WhatsApp Ternyata Hasil Manipulasi

Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim menampilkan Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menawarkan dana bantuan kepada masyarakat. Dalam narasi unggahan, bantuan disebut bisa diperoleh dengan menghubungi nomor WhatsApp tertentu.

Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan video tersebut merupakan konten manipulatif yang terindikasi dibuat menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Unggahan itu juga dinilai mengarah pada modus penipuan.

Video dengan klaim pemberian bantuan melalui nomor WhatsApp tersebut salah satunya dibagikan oleh sebuah akun Facebook. Narasi yang menyertainya menyebut bantuan diberikan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat Papua.

Saat ditelusuri, tidak ditemukan informasi resmi di media sosial Mathius Derek Fakhiri maupun Pemerintah Provinsi Papua terkait program bantuan yang disalurkan melalui nomor WhatsApp sebagaimana disebut dalam video.

Untuk memeriksa keaslian konten, Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan pengecekan menggunakan Hive Moderation dan Truth Scan, yakni perangkat yang dapat mendeteksi apakah sebuah video dibuat dengan AI. Hasilnya, Hive Moderation menunjukkan probabilitas 99,9 persen bahwa video tersebut dihasilkan AI. Sementara itu, Truth Scan mengidentifikasi konten sebagai AI generatif dengan probabilitas 94 persen.

Tim Cek Fakta Kompas.com mengingatkan masyarakat agar waspada dan tidak menuruti permintaan dalam unggahan untuk menghubungi nomor yang dicantumkan. Sebelumnya, hoaks serupa juga muncul dengan mengatasnamakan sejumlah figur publik yang diklaim memberikan bantuan melalui WhatsApp.

Dengan demikian, klaim bahwa Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri memberikan dana bantuan melalui nomor WhatsApp adalah tidak benar. Video yang beredar terdeteksi sebagai hasil manipulasi berbasis AI dan narasinya terindikasi sebagai upaya penipuan.