Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan sejumlah pemuda di Surabaya, Jawa Timur, yang diklaim menggelar aksi damai untuk membela Israel. Dalam video tersebut, terlihat bendera Israel dibentangkan disertai seruan “Kami cinta Israel”.
Video itu turut menyebut lokasi aksi berada di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Surabaya. Narasi yang terdengar dalam video antara lain: “Islam itu indah”, “Islam itu damai”, dan “Kami cinta israel”.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan video tersebut bukan rekaman peristiwa nyata. Berdasarkan pencarian melalui Google dengan kata kunci “Aksi bela Israel di Surabaya”, tidak ditemukan pemberitaan valid mengenai adanya aksi bela Israel di Surabaya.
Penelusuran justru menemukan informasi mengenai aksi bela Palestina yang dilakukan warga Surabaya pada 2025 dan 2023, sebagaimana diberitakan oleh Detik.com dan Antara.
Untuk memeriksa keaslian konten, Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek video menggunakan perangkat TruthScan. Hasilnya, TruthScan mengidentifikasi video tersebut sebagai konten AI generatif dengan probabilitas 79 persen.
Kompas.com juga mencatat sebelumnya sempat beredar video manipulasi AI lain di media sosial yang mengklaim ribuan umat Islam di Surabaya melakukan aksi mendukung Israel.
Dengan demikian, klaim bahwa video tersebut menampilkan aksi pemuda di Surabaya yang membela Israel dinyatakan tidak benar. Video yang beredar merupakan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan.

