Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim pendakwah Derry Sulaiman menawarkan dana bantuan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. Dalam unggahan tersebut, warganet yang ingin mendapatkan bantuan juga diarahkan untuk menghubungi nomor WhatsApp tertentu.
Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim itu tidak benar. Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan video tersebut merupakan konten manipulasi yang dibuat menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) dan narasinya terindikasi sebagai modus penipuan.
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi dari akun media sosial Derry Sulaiman yang menyebut adanya pembagian dana bantuan seperti yang diklaim dalam video yang beredar.
Untuk memeriksa keaslian video, Tim Cek Fakta menggunakan alat pemeriksa Truth Scan dan Hive Moderation. Hasilnya, Truth Scan mengidentifikasi video tersebut sebagai AI generatif dengan probabilitas 88 persen. Sementara itu, Hive Moderation mendeteksi suara Derry dalam video memiliki probabilitas 99,1 persen dihasilkan oleh AI.
Penelusuran juga dilakukan dengan teknik reverse image search. Hasilnya menunjukkan video tersebut memanipulasi unggahan dari kanal YouTube milik Atta Halilintar. Dalam video asli, Derry Sulaiman bercerita kepada Atta tentang perjalanan dakwah yang ia lakukan, tanpa ada penawaran bantuan dana.
Dengan demikian, klaim bahwa Derry Sulaiman menawarkan dana bantuan dalam video yang beredar dinyatakan hoaks. Video tersebut merupakan hasil manipulasi, termasuk perubahan dan rekayasa suara menggunakan AI. Masyarakat diimbau waspada terhadap penawaran bantuan dana yang beredar di media sosial, terutama yang mengarahkan untuk menghubungi nomor tertentu.