Cek Fakta: Tautan Pendaftaran Penggerak HAM 2026 yang Beredar di Facebook Tidak Benar

Cek Fakta: Tautan Pendaftaran Penggerak HAM 2026 yang Beredar di Facebook Tidak Benar

Sebuah unggahan di Facebook pada 22 Juli 2026 menyebarkan klaim tentang adanya tautan pendaftaran daring untuk rekrutmen “Penggerak HAM Kementerian HAM 2026”. Dalam unggahan tersebut juga dicantumkan informasi mengenai kisaran gaji, jadwal seleksi, persyaratan, kuota formasi, hingga penempatan berdasarkan domisili, serta menyertakan sebuah tautan yang disebut sebagai “link pendaftaran resmi”.

Unggahan itu menyatakan rekrutmen Penggerak HAM “Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia” telah dibuka, dengan gaji Rp7.000.000 sampai Rp21.000.000 per bulan. Disebutkan pula pendaftaran dilakukan secara online pada 2026, dilanjutkan wawancara online melalui Telegram, serta pengumuman satu minggu setelah wawancara. Unggahan itu juga mencantumkan persyaratan yang diklaim terbuka untuk lulusan SMA/sederajat hingga usia maksimal 65 tahun, dengan kuota 200 formasi di seluruh Indonesia dan penempatan sesuai domisili sebagai Calon Desa Sadar HAM. Di akhir unggahan, tercantum tautan pendaftaran: https://w3.daftarkan-segera2026.online/.

Namun, hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menyimpulkan klaim tentang tautan pendaftaran Penggerak HAM 2026 tersebut tidak benar.

Dalam penelusuran, ketika tautan pada unggahan itu diklik, pengguna diarahkan ke sebuah halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, antara lain nama lengkap sesuai KTP serta nomor Telegram aktif.

Berdasarkan temuan tersebut, informasi yang menyebut tautan tersebut sebagai pendaftaran resmi Penggerak HAM 2026 dinyatakan keliru.