Cek Fakta: Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja Harita Nickel Disebut Hoaks, Arahkan ke Formulir Pengumpulan Data

Cek Fakta: Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja Harita Nickel Disebut Hoaks, Arahkan ke Formulir Pengumpulan Data

Sebuah unggahan akun Facebook “loker terbaru 2024” menyebarkan tautan yang disertai narasi lowongan kerja Harita Nickel. Dalam unggahan itu disebutkan perusahaan membuka 27 posisi pekerjaan dan menerima hingga 30 ribu pelamar.

Konten tersebut juga mencantumkan sejumlah syarat umum, seperti minimal lulusan SMA/SMK serta kemampuan bekerja secara tim maupun mandiri. Narasi dibuat menyerupai informasi rekrutmen resmi sehingga berpotensi menarik perhatian pencari kerja.

Menurut penelusuran yang dilansir dari turnbackhoax.id, hingga Senin, 11 Mei 2026, unggahan itu telah memperoleh ratusan tanda suka, belasan komentar, dan dibagikan ulang puluhan kali. Penyebaran konten seperti ini dinilai berpotensi menyesatkan masyarakat.

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo kemudian membuka tautan yang dicantumkan dalam unggahan tersebut. Hasilnya, tautan mengarah ke formulir digital yang meminta data pribadi, antara lain nama, alamat, dan nomor Telegram.

Penelusuran lanjutan dilakukan melalui mesin pencarian Google dengan kata kunci “penipuan lowongan pekerjaan PT Harita Nickel”. Hasil pencarian mengarah ke unggahan akun Instagram resmi “harita.nickel” yang mengingatkan masyarakat agar hanya mempercayai informasi melalui kanal resmi perusahaan.

Harita Nickel menyebut kanal resmi mereka meliputi Instagram “harita.nickel”, Facebook “Harita Nickel”, YouTube “HaritaNickel”, TikTok “harita.nickel”, situs resmi tbpnickel.com, serta LinkedIn “Harita Nickel”. Informasi rekrutmen resmi juga disampaikan melalui laman careers.haritanickel.com, jobstreet.com/id/harita-nickel-jobs, dan email recruitment@haritanickel.com.

Berdasarkan temuan tersebut, unggahan berisi tautan “pendaftaran lowongan kerja Harita Nickel” yang mengarah ke laman tidak resmi dikategorikan sebagai konten tiruan (impostor content). Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi lowongan kerja melalui kanal resmi perusahaan sebelum memberikan data pribadi.