Sebuah unggahan di Facebook pada 2 Agustus 2026 beredar dengan klaim adanya tautan pendaftaran untuk mendapatkan “Bantuan Budidaya Ayam 2026” dari pemerintah. Dalam unggahan itu, program tersebut disebut menawarkan sejumlah manfaat, mulai dari bantuan bibit ayam petelur, pedaging, atau hibrida, bantuan kandang, bantuan pakan, hingga pendampingan dan panduan budidaya.
Unggahan tersebut juga menyertakan tautan pendaftaran. Namun, saat tautan diklik, pengguna diarahkan ke halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, seperti nama serta nomor Telegram aktif.
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com mengarah pada peringatan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian melalui akun Instagram resminya, @ditjen_pkh. Dalam unggahan yang dikutip pada Jumat, 7 Juli 2026, Ditjen PKH meminta masyarakat waspada terhadap penipuan berkedok bantuan ternak atau bibit ayam.
“Hati-hati ya! Jangan mudah percaya pada akun mencurigakan atau tautan pendaftaran yang tidak resmi,” tulis Ditjen PKH Kementan.
Ditjen PKH juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan data pribadi, seperti KTP, nomor rekening, atau identitas penting lainnya, kepada pihak yang kebenarannya tidak dapat dipastikan.
Kementerian Pertanian menegaskan bahwa informasi resmi hanya berasal dari akun resmi Kementerian Pertanian dan situs www.pertanian.go.id.