Beredar tangkapan layar pesan WhatsApp yang memuat file Android Package Kit (APK) bertajuk “Surat PHK dari kantor pusat”. Dalam tangkapan layar tersebut, pengirim mengatasnamakan direktur kantor pusat dan menggunakan nomor +62 823-2917-8787.
Berdasarkan penelusuran, file “surat PHK” yang dibagikan melalui WhatsApp itu merupakan modus penipuan. Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menjelaskan pola penipuan ini serupa dengan modus pengiriman APK yang sebelumnya kerap muncul, seperti undangan pernikahan, informasi paket dari ekspedisi, surat pajak, atau surat tilang yang mengaku berasal dari kepolisian.
Alfons menerangkan, ketika korban menjalankan file APK tersebut, aplikasi dapat mencuri data SMS yang masuk ke ponsel korban. Data itu kemudian diteruskan secara otomatis ke akun Telegram milik pelaku.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak sembarangan memasang aplikasi dari luar Google Play Store, terutama jika file dikirim melalui pesan instan dengan alasan dokumen penting.
Kategori: Hoaks.

