Cek Fakta: Link Pendaftaran “Festival Berhadiah Awal 2026” untuk Nasabah BRI Tidak Benar

Cek Fakta: Link Pendaftaran “Festival Berhadiah Awal 2026” untuk Nasabah BRI Tidak Benar

Sebuah unggahan di Facebook pada 8 Februari 2026 memuat klaim adanya “Festival Berhadiah Awal Tahun 2026 Bank BRI” yang disebut khusus untuk nasabah BRI pengguna aplikasi BRImo. Dalam unggahan itu, warganet diajak mendaftar gratis untuk mengikuti undian dengan hadiah, antara lain mobil mewah, ponsel, emas, paket wisata, hingga umrah.

Unggahan tersebut menyertakan tombol atau menu “daftar” yang mengarahkan pengguna ke tautan https://retisdpo.vornsix-id.com/. Saat dibuka, tautan itu menampilkan halaman formulir digital yang meminta data identitas, seperti nama lengkap dan nomor telepon.

Berdasarkan penelusuran, klaim mengenai link pendaftaran festival berhadiah awal 2026 untuk nasabah BRI tersebut tidak benar. Modus serupa pernah diingatkan dalam artikel Liputan6.com berjudul “Waspada Penipuan Online Mencatut BRI di Media Sosial, Simak Cara Lindungi Diri Anda” yang terbit pada 1 September 2024.

Dalam artikel itu, Andrijanto saat menjabat sebagai Direktur BRI mengingatkan nasabah agar tetap waspada dan tidak memberikan informasi pribadi maupun data perbankan kepada pihak yang tidak jelas atau tidak resmi. Ia menegaskan agar masyarakat menghindari pemberian data sensitif seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, username dan password internet banking, OTP, serta informasi penting lainnya melalui tautan atau situs yang tidak terverifikasi.

Artikel tersebut juga menyebutkan, modus yang kerap digunakan pelaku penipuan adalah mengirim pesan yang mengklaim berasal dari BRI melalui email, SMS, maupun media sosial seperti Facebook, X, dan Instagram. Salah satu taktik yang sering muncul adalah menawarkan undian berhadiah dengan iming-iming hadiah besar, mulai dari uang tunai hingga mobil mewah.

Selain itu, melalui situs resminya BRI juga memuat peringatan terkait “Waspada Modus Social Engineering”. Dalam materi tersebut, BRI mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap teknik penipuan yang bertujuan memperoleh informasi rahasia dengan cara memanipulasi korban, termasuk melalui email, WhatsApp, telepon, alamat web atau tautan, serta akun yang mengatasnamakan BRI. BRI juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data seperti PIN, password, OTP, CVV/CVC, dan M-token agar tidak dibagikan kepada pihak mana pun, termasuk yang mengaku sebagai petugas BRI.

Dengan demikian, tautan pendaftaran “Festival Berhadiah Awal 2026” yang beredar di Facebook tersebut merupakan klaim yang tidak benar dan berpotensi menjadi bagian dari modus penipuan yang mencatut nama BRI.