Cek Fakta: Klaim Polri Temukan Bunker Berisi Rp 6.000 Triliun di Rumah Jokowi di Solo adalah Hoaks

Cek Fakta: Klaim Polri Temukan Bunker Berisi Rp 6.000 Triliun di Rumah Jokowi di Solo adalah Hoaks

Sebuah video yang beredar di media sosial mengklaim Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggeledah rumah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, dan menemukan bunker besar berisi uang senilai Rp 6.000 triliun. Klaim tersebut tidak benar.

Video itu beredar di TikTok dan Facebook pada 18 Juli 2026. Dalam unggahan, narasi yang menyertai video juga memuat ajakan dan tuduhan, termasuk klaim bahwa bunker tersebut menyimpan uang dalam berbagai mata uang asing serta menampilkan cuplikan Jokowi seolah sedang diseret ke pengadilan.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan gabungan dari dua klip berbeda yang konteksnya tidak sesuai dengan narasi yang disebarkan.

Klip pertama menampilkan konferensi pers Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. Hasil penelusuran dengan teknik reverse image search menunjukkan cuplikan itu identik dengan tayangan KompasTV Palembang berjudul “Pamerkan Barang Bukti! Polda Metro Jaya Update 3 Kasus Korupsi Usai Penggeledahan, Siapa Tersangka?” yang diunggah pada 10 Juli 2026.

Dalam video asli, konferensi pers tersebut membahas pengungkapan barang bukti hasil penggeledahan di 13 titik terkait sejumlah kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), yakni batu bara PLN, PT Asabri, Krakatau Steel, serta PT CBS-KNI. Polisi memamerkan barang bukti berupa uang tunai dari berbagai mata uang dan emas batangan, serta sejumlah perangkat elektronik. Total uang yang disita disebut mencapai Rp 543 miliar dan emas seberat 74 kilogram.

Sementara itu, klip kedua yang memperlihatkan Jokowi seolah diseret ke meja persidangan ditemukan identik dengan unggahan akun TikTok @pring.pethuk28 pada 9 Juli 2026. Dalam unggahan aslinya, pembuat video mencantumkan label bahwa konten tersebut dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

Penelusuran juga menyebutkan hasil uji Hive Moderation mendeteksi video tersebut sebagai AI generatif dengan probabilitas tinggi, mencapai 99,9 persen.

Dengan demikian, klaim yang menyebut Polri menemukan bunker berisi Rp 6.000 triliun di rumah Jokowi di Solo merupakan hoaks. Cuplikan yang digunakan dalam video berasal dari konferensi pers Polda Metro Jaya terkait penggeledahan kasus korupsi, serta video lain yang terbukti dibuat menggunakan AI.