Saint Kitts and Nevis merupakan negara federasi kecil di Laut Karibia yang merdeka sejak 1983. Berdasarkan laman resmi pemerintahnya, negara ini berada sekitar 2.000 kilometer di tenggara Miami dan hanya terdiri dari dua pulau vulkanik: Pulau St. Kitts seluas 168,4 kilometer persegi dan Pulau Nevis seluas 93,2 kilometer persegi.
Karena bentang alamnya banyak didominasi pegunungan di bagian tengah, permukiman penduduk cenderung terkonsentrasi di wilayah pesisir yang lebih landai. Negara dengan bahasa resmi Inggris ini juga disebut sangat mengandalkan sektor pariwisata, terutama pada periode Desember hingga Maret ketika iklim Karibia relatif sejuk.
Dari sisi demografi, data resmi menyebut total populasi Saint Kitts and Nevis diperkirakan sekitar 46 ribu jiwa. Rinciannya, sekitar 35 ribu penduduk tinggal di Pulau St. Kitts, sementara sekitar 11 ribu lainnya menetap di Pulau Nevis. Dengan jumlah tersebut, negara anggota PBB dan Persemakmuran Inggris ini termasuk salah satu negara berdaulat dengan populasi paling sedikit di dunia.
Sementara itu, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta memiliki kapasitas sekitar 78 ribu kursi. Jika dibandingkan, kapasitas stadion itu nyaris dua kali lipat dari total populasi Saint Kitts and Nevis.
Dengan perbandingan tersebut, klaim bahwa SUGBK dapat menampung seluruh penduduk Saint Kitts and Nevis didukung oleh angka kapasitas dan estimasi populasi yang tersedia. Jika seluruh penduduk negara itu hadir, jumlahnya diperkirakan hanya akan mengisi sekitar 60 persen kapasitas SUGBK.

