Cek Fakta: Foto Prabowo dan Trump Disebut Pamer Daging Babi Ternyata Rekayasa AI

Cek Fakta: Foto Prabowo dan Trump Disebut Pamer Daging Babi Ternyata Rekayasa AI

Sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Unggahan itu mengklaim keduanya sedang memamerkan produk daging babi dan makanan olahan dalam kaleng, dengan narasi bahwa Prabowo dan Trump memegang produk ham serta spam.

Unggahan tersebut juga dikaitkan dengan pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyerukan agar masyarakat tidak mengonsumsi makanan haram. Narasi yang beredar menyebut, “Berita viral, Prabowo dan Trump pamer daging babi dan produk spam. MUI: Jangan konsumsi makanan haram!” serta kalimat lain yang menuding tindakan itu tidak pantas di negara mayoritas Muslim.

Namun, hasil penelusuran menyatakan klaim tersebut tidak benar. Tidak ditemukan foto maupun pemberitaan resmi dari pemerintah yang menyebutkan Prabowo dan Trump berfoto sambil memamerkan produk daging babi.

Foto yang menyerupai unggahan itu sebenarnya merujuk pada dokumentasi kegiatan penandatanganan perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat di Washington, D.C., pada Kamis, 19 Februari 2026. Dalam dokumentasi asli, kedua kepala negara tidak memegang produk makanan apa pun, melainkan memperlihatkan dokumen perjanjian perdagangan yang telah ditandatangani.

Dokumen tersebut berkaitan dengan kerja sama perdagangan, termasuk ketentuan mengenai impor produk daging sapi, unggas, serta beberapa produk olahan lainnya. Perjanjian itu tidak memuat kewajiban impor daging babi seperti yang diklaim dalam unggahan media sosial.

Selain itu, pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan menunjukkan foto yang beredar memiliki kemungkinan tinggi merupakan gambar hasil rekayasa teknologi AI.

Dengan demikian, klaim yang menyatakan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump berfoto sambil memamerkan produk daging babi merupakan informasi tidak benar atau hoaks.