Foto yang menampilkan bintang sepak bola Portugal Cristiano Ronaldo dan pemain Spanyol Lamine Yamal sedang membentangkan bendera Palestina beredar di media sosial. Unggahan tersebut ramai setelah beredar narasi bahwa Spanyol menjadi juara dunia Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7/2026).
Sejumlah akun Facebook membagikan foto tersebut pada Kamis (23/7/2026). Dalam gambar itu, Ronaldo dan Yamal tampak mengenakan setelan jas biru dan berdiri di depan latar yang menyerupai area foto sebuah acara Liga Champions UEFA. Narasi yang menyertai unggahan menyebut, “Dua orang dengan negara yang berbeda dan berbeda usia, tetapi memperjuangkan bendera yang sama selain bendera negaranya sendiri.”
Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian menelusuri gambar tersebut menggunakan teknik reverse image search. Dari penelusuran itu, tidak ditemukan informasi kredibel dan valid yang mendukung keaslian foto. Akun Instagram resmi @championsleague juga tidak mengunggah gambar tersebut.
Selain itu, terdapat sejumlah kejanggalan visual. Jika diperhatikan, wajah Ronaldo dan Yamal dalam foto terlihat berbeda dibandingkan penampilan aslinya. Temuan ini mendorong pemeriksaan lebih lanjut menggunakan layanan pendeteksi konten berbasis kecerdasan buatan, yakni Hive Moderation dan Sight Engine.
Hasil pemeriksaan Hive Moderation menyatakan foto tersebut terdeteksi sebagai gambar AI generatif dengan probabilitas 97,1 persen. Sementara itu, Sight Engine menilai probabilitas gambar dibuat oleh AI mencapai 99 persen.
Berdasarkan penelusuran dan uji deteksi tersebut, foto yang menampilkan Cristiano Ronaldo dan Lamine Yamal memegang bendera Palestina merupakan konten hasil rekayasa berbasis AI, bukan dokumentasi peristiwa nyata.