Beredar pesan berantai di aplikasi WhatsApp yang mengeklaim marketplace Bukalapak menyediakan program “komisi belanja”, “afiliasi member”, dan sejumlah skema lain yang disebut dapat diikuti pengguna.
Informasi tersebut dipastikan tidak benar. AVP of Media and Communication Bukalapak, Fairuza Ahmad Iqbal, menegaskan Bukalapak tidak pernah membuat program-program seperti yang diiming-imingi dalam pesan berantai itu.
Penegasan tersebut juga mencakup praktik penggunaan “surat jaminan program” atau keterangan lain yang dibuat seolah-olah berasal dari pimpinan maupun manajemen perusahaan. Bukalapak menyatakan dokumen semacam itu digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk meyakinkan calon korban.
Bukalapak mengimbau pengguna dan masyarakat untuk waspada terhadap berbagai modus kejahatan siber yang mengatasnamakan Bukalapak maupun afiliasinya, termasuk oknum yang memakai surat yang tampak resmi dari perusahaan.
Kategori: Hoaks.
Sumber: infopublik.id