Bupati Malinau Wempi W. Mawa menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengisian Kuesioner Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Kalimantan Utara di Gedung Diklat Malinau, Senin (8/6/2026) pagi.
Kegiatan tersebut disebut sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik melalui keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Wempi menegaskan keterbukaan informasi publik merupakan fondasi penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, terutama di tengah perkembangan digitalisasi. “Keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban pemerintah, tetapi juga bentuk tanggung jawab kepada masyarakat agar setiap proses pemerintahan dapat diketahui dan diawasi bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan pemerintah terus berupaya membuka akses informasi dari tingkat RT hingga kabupaten, termasuk terkait proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan anggaran daerah. Menurutnya, keterbukaan informasi juga menjadi langkah strategis untuk mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang cepat, mudah, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, sistem layanan informasi publik harus terus diperkuat,” kata Wempi.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi arus informasi di era digital, terutama terhadap penyebaran informasi yang tidak benar atau disalahgunakan untuk kepentingan tertentu. Wempi juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah dan media massa agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat, berimbang, dan edukatif.
“Peran media sangat penting sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Kolaborasi ini harus terus dijaga,” tambahnya.
Melalui sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap kualitas keterbukaan informasi publik di lingkungan badan publik semakin meningkat dan mampu meraih predikat informatif.